Beli Rumah Pakai Uang Penjualan Narkoba, Istri Napi di Jateng Ditangkap

Kamis, 6 Oktober 2022 15:33 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Beli Rumah Pakai Uang Penjualan Narkoba, Istri Napi di Jateng Ditangkap Ilustrasi borgol. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah membongkar dugaan pencucian uang dari bisnis narkotika yang dikendalikan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan. Seorang ibu rumah tangga di Semarang, AW pun ditangkap dan dijerat dengan UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) lantaran membeli aset menggunakan uang hasil bisnis narkoba atas perintah suaminya STW yang sedang mendekam di penjara.

"Peran AW ini menyimpan, mengoperasionalkan, menggunakan, dan membelanjakan transaksi uang hasil kejahatan narkotika menjadi aset rumah, motor, emas dan keperluan sehari-hari total senilai Rp800 juta," kata Kabid Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng Kombes Arief Dimyati, Kamis (6/10).

Kasus itu terungkap ketika petugas menangani kasus TPPU narkotika dengan tersangka Yogga Prastyo, Roy Irvan Noviantoz dan Ari Nugroho. Ketiga tersangka sudah divonis bersalah PN Sukoharjo dan putusannya telah berkekuatan hukum tetap.

2 dari 3 halaman

Suami Empat Kali Terjerat Kasus Narkoba

Berdasarkan hasil analisis aparat terkait, aliran dana dari rekening milik Yogga Prastyo kepada Tatang Sutanto yang ternyata digunakan AW atas perintah suaminya, yakni STW.

"Kemudian tim BNNP Jateng dibantu BNNK Cilacap melakukan pemeriksaan terhadap Tatang Sutanto dan STW serta menangkap AW di Semarang. Termasuk menyita aset senilai Rp 800 juta," ujarnya.

Dari hasil pengembangan juga mengungkap bila STW sudah empat kali terjerat kasus narkoba dengan akumulasi hukuman 21 tahun. Dia kembali dijerat pasal TPPU dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

3 dari 3 halaman

Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Barang bukti aset yang disita berupa rumah di Perumahan Green Wood Semarang, sertifikat tanah seluas 122 meter persegi, satu sepeda motor, lima logam mulia.

BNNP Jateng juga mengamankan uang tunai dari dalam rekening sebesar Rp 2,5 juta, rekening koran atas nama Tatang Sutanto, AW, dan STW. Kemudian dua buah handphone dan satu laptop.

"Para tersangka terjerat Undang-undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Dan atau Pasal 137 Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun," pungkasnya. [yan]

Baca juga:
Transaksi Ganja di Perbatasan RI-PNG, 2 WNI dan 1 WNA Ditangkap
Demi Menangkan Kontes, Tiga Warga di Bandung Campurkan Ganja ke Pakan Burung Merpati
Penampakan Kampung Narkoba Tersembunyi di Jambi, Masuk Lewat Semak Belukar
Sabu Seberat 2,9 Kg Diselundupkan Dalam Kardus dan Alat Dapur
Ketahuan Jual Narkoba, Sipir Rutan Sialang Bungkuk Terancam Dipecat
Disergap saat Bawa Sabu-Sabu, Sipir Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru Tabrak Polisi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini