Beli Beras dari Pemkab Sumedang, Anies Ingin Balas Budi ke Petani

Jumat, 11 Juni 2021 12:56 Reporter : Aksara Bebey
Beli Beras dari Pemkab Sumedang, Anies Ingin Balas Budi ke Petani Anies beli beras dari petani Sumedang. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melanjutkan program pemenuhan kebutuhan pangan. Kali ini, kerjasama dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pun hadir dalam acara yang dilaksanakan di Gudang PT. kampung Makmur, Jalan Fatmawati, Kabupaten Sumedang, Jumat (11/6).

Dimulainya kerjasama antar dua daerah itu ditandai dengan pengiriman 30 ton beras dan sejumlah produk UMKM dari Kabupaten Sumedang ke DKI Jakarta. "Kerja sama antar wilayah yang hari ini kita mulai bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di Jakarta," kata Anies.

Dia menyebut, kebutuhan pangan yang aman bisa membuat harga stabil, sekaligus membuat ibu rumah tangga merasa tenang. Di sisi lain, ini menjadi bagian dari upaya menyejahterakan petani.

"Ini juga program meningkatkan kesejahteraan petani. Karena harga gabah yang nantinya akan dibeli akan menjadi lebih tinggi. Jasa besarnya (petani) dalam menyuplai pangan di Indonesia dibalas dengan harga gabah lebih tinggi sebagai apresiasi," ucap dia.

"Kami yang tinggal di perkotaan memiliki utang budi kepada para petani. Balas budi kepada mereka mengapresiasi dengan membeli gabah lebih tinggi," Anies melanjutkan.

Anies berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menyambut baik kerjasama antar BUMD tersebut. Ia memastikan pola ini akan berlangsung panjang dan tidak menutup kemungkinan menambah komoditas lain di luar beras.

"BUMD di DKI Jakarta dan Sumedang bisa kerjasama dengan B to B dengan tujuannya keadilan sosial, peningkatan kesejahteraan bagi rakyat, bukan hanya bisnis saja," imbuh dia.

"Pemprov DKI membuka diri untuk kolaborasi. Di Sumedang akan dikembangkan tidak hanya beras, bisa dengan komoditas pertanian lain yang akan diserap tiga BUMD utama kita, yaitu food station Tjipinang Jaya, Pasar Jaya dan Dharma Jaya," kata Anies.

Di tempat yang sama, Bupati Dony Ahmad Munir meyakini kerjasama yang dibangun akan menguntungkan kedua belah pihak. Selain memastikan pasokan pangan warga DKI Jakarta aman, hasil panen produk UMKM di Sumedang memiliki pasar dan offtaker yang jelas.

"Harapan saya kerjasama ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumedang dan bisa continue, sustainable, bisa berlangsung bahkan pada cakupan yang lebih luas lagi, di samping pertanian, UMKM, ke depannya bisa dengan produk hortikultura dengan investasi bisnis lain, seperti pariwisata," kata Dony.

"Contoh konkret dengan kerjasama ini, tadi ada pengiriman 30 ton beras dan produk UMKM, kemudian kerjasama ini akan memotong mata rantai pasar yang akan menambah cost atau harga. Petani harganya tinggi, off taker harganya rendah karena mata rantai pasarnya dipotong," ujarnya melanjutkan.

Sebelum dengan Kabupaten Sumedang, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meneken kerja sama dengan Bupati Ngawi Ony Onwar untuk pasokan beras Ibu Kota. Penandatanganan itu disaksikan Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Balai Desa Geneng, Dusun Alas Pecah, Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi, Minggu, 25 April 2021 lalu. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini