Belasan Rumah di Konawe Utara Hilang Akibat Banjir

Kamis, 13 Juni 2019 08:04 Reporter : Fikri Faqih
Belasan Rumah di Konawe Utara Hilang Akibat Banjir Ilustrasi Banjir Bandang. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Banjir yang menggenangi beberapa daerah di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, terutama di Kecamatan Andowia, pada Rabu, mulai surut. Ketinggian genangan di daerah tersebut tinggal 50 centimeter hingga satu meter.

Sebelumnya, pada awal diterjang banjir ketinggian air mencapai 3 meter. Akibatnya belasan rumah warga hanyut atau tenggelam.

Di Kecamatan Andowia, empat desa yang mengalami dampak parah karena banjir yaitu Desa Labangga, Karonanga, Puuwanua, dan Puusuli. Ketinggian air di keempat desa tersebut hanya tinggal 50 sentimeter hingga satu meter.

Pada saat air surut seperti saat ini, dimanfaatkan warga untuk mengeluarkan dan mengamankan barang-barangnya, termasuk membersihkan lumpur yang ada di dalam rumah.

"Ini sudah surut Mas, dibanding awal banjir kemarin. Makanya kondisi seperti ini dimanfaatkan warga untuk mengamankan dan membersihkan barang dan rumah," kata Rizal (33) warga setempat seperti dilansir dari Antara, Kamis (13/6).

Menurut dia, banjir Konawe Utara yang terjadi sekarang ini memang luar biasa karena banjir-banjir sebelumnya tidak separah sekarang ini.

"Tahun 1977 juga banjir besar tetapi tidak separah sekarang ini demikian juga dengan tahun 1997," katanya.

Banjir Konawe Utara kali ini, kata dia, akibat curah hujan yang tinggi yang menyebabkan meluapnya Sungai Lasolo.

"Ada satu sungai lagi di sekitar wilayah ini yaitu Sungai Anggomate tetapi tidak sampai meluap," katanya. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Banjir
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini