Begini Upaya Pengentasan Pengangguran yang Capai 10 Ribu Orang di Jayapura

Rabu, 29 Juni 2022 10:45 Reporter : Richard Jakson Mayor
Begini Upaya Pengentasan Pengangguran yang Capai 10 Ribu Orang di Jayapura Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura Djoni Naa. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengangguran di Ibu Kota Provinsi Papua, Kota Jayapura tercatat mencapai 10.055 orang. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Djoni Naa mengatakan, jumlah tersebut berdasarkan data hingga Juni 2022.

Data tersebut menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Seperti pada 2020 dan 2021 angka pengganguran di Kota Jayapura cukup tinggi hingga mencapai 12.000 hingga 15.000 orang.

"Kendati angkanya telah berkurang, namun hal ini tetap menjadi perhatian Pemerintah Kota Jayapura, khususnya Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Djoni Naa, Rabu (29/6).

Demi mengantisipasi pengangguran di Kota Jayapura, berbagai upaya tetap dilakukan. Di antaranya dengan melakukan beragam pelatihan-pelatihan dalam rangka meningkatkan kualitas dan keterampilan seseorang sebagai bekal untuk bekerja.

"Pengangguran menjadi permasalahan nasional yang sangat kompleks. Pengangguran di Indonesia sudah 39,5% dari data survei statistik," tutur Djoni Naa.

Di Provinsi Papua pengangguran sudah mencapai 75.000 orang. Djoni menilai angka ini cukup besar, sedangkan untuk khusus Kota Jayapura ada di angka 10.055

"Mungkin ada pemekaran-pemekaran dan ada perusahaan-perusahaan baru dan juga pelaksanaan PON XX tahun 2021 kemarin banyak hotel yang dibuka yang baru dan menyerap tenaga kerja," terang Djoni.

2 dari 2 halaman

Djoni menjelaskan, Pemerintah Kota Jayapura dalam mengatasi pengangguran telah sembuat terobosan dengan kebijakan agar pengangguran tidak serta-merta tinggal begitu saja.

"Jumlah penduduk semakin bertambah dan apakah penduduk asli Papua atau dari luar yang datang cari pekerjaan di Kota Jayapura, itu harus kita seleksi dengan persyaratan tertentu. Jika mau mencari kerja di sini, minimal tinggal di Kota Jayapura 5 tahun itu cara untuk kita bisa membatasi pencaker masuk di Kota Jayapura," tegas Djoni Naa.

Dia berharap, program pelatihan Pemkot Jayapura mengurangi pengangguran. Dia mencontohkan, gelaran PON XX beberapa waktu lalu berhasil menyalurkan SDM dalam jumlah besar.

"Beberapa bulan lalu kita melakukan pelatihan komputer bagi beberapa orang yang terserap. Saat ini kita fokus membuat pelatihan bagi pencaker itu bisa punya minat untuk membuka lapangan kerja. Seperti di PON XX kemarin, kita buat pelatihan perhotelan dan semua yang dilatih terserap bekerja di perhotelan, kemudian latihan mengemudi sampai bulan Agustus 2021 terserap semua dan mereka bawa bus kuning pada pelaksanaan PON XX tahun 2021," pungkasnya. [ray]

Baca juga:
Dampak Pemerintah Hapus Tenaga Honorer: Ganggu Layanan Publik dan Tambah Pengangguran
Data BPS: Pengangguran Laki-Laki di Sulut Lebih Besar Dibandingkan Perempuan
Pemerintah Klaim Pengangguran Turun dari 6,26% jadi 5,83% pada Februari 2022
Per Februari 2022, Angka Pengangguran di Indonesia Turun 350 Ribu Orang

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini