Begini cara Jokowi ingin buat Merauke jadi lumbung padi dunia

Rabu, 13 Mei 2015 13:53 Reporter : Muhammad Sholeh
Begini cara Jokowi ingin buat Merauke jadi lumbung padi dunia Presiden Jokowi buka International & Craft Indonesia. ©Setpres RI/Editia

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap terjalin hubungan dan komunikasi yang intensif antara pemerintah pusat dengan daerah. Jokowi melihat, potensi daerah perlu digali untuk ditingkatkan dan terkadang investasinya butuh dukungan penuh dari pemerintah pusat.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menceritakan bila dirinya baru saja melakukan kunjungan kerja ke Merauke, Papua. Jokowi berharap besar daerah Papua bisa menjadi lumbung padi dunia.

"Tiga hari lalu, saya ke Merauke. Bupatinya sangat aktif sekali tawarkan daerahnya untuk investasi sawah padi. Kalau kecil saya enggak meluncur, karena yang disampaikan ke saya adalah jutaan hektare, maka saya meluncur ke sana. Saya lihat luar biasa, ada tanah yang sangat datar dan sangat besar mata airnya, sehingga air tidak masalah, seluas 4,6 juta hektare yang bisa ditawarkan untuk investasi sawah padi," kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (13/5).

Melihat begitu luasnya lahan pertanian di Merauke, Jokowi menambahkan, tidak mungkin cara pengerjaannya dengan sistem tradisional yaitu menggunakan tangan dan cangkul. Oleh karena itu, kata Jokowi, penting agar dibuat pemetaan pengerjaan lahan dengan didukung mesin-mesin.

"Tapi siapa yang kerjakan? Nanti diberikan ke swasta semuanya, tidak mungkin. Maka kita putuskan, kita bagi 30 pakai swasta 70 pakai BUMN," jelas Jokowi.

Jokowi optimis Merauke bakal menjadi menjadi lumbung beras dunia pada 3 tahun mendatang. Setelah dihitung-hitung, kata dia, Merauke bisa menghasilkan 60 juta ton beras dengan masa panen tiga kali. Hasil itu setara dengan jumlah produksi beras nasional yang ada saat ini.

"Ini kekuatan besar, tapi karena tidak diangkat, tidak dikomunikasikan dengan pemerintah pusat maka kami enggak tahu. Setelah lihat kemarin, sudah dicoba, maka sekian tahun akan dikerjakan," tegas Jokowi. [eko]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini