KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Begini cara BMKG bantu kelancaran mudik Lebaran 2017

Senin, 19 Juni 2017 16:24 Reporter : Angga Yudha Pratomo
Kepala BMKG Andi Eka Sakya. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut kondisi cuaca jelang Lebaran 2017 diperkirakan bakal bervariasi. Guna membantu para pemudik, BMKG menambahkan fitur untuk mendukung informasi cuaca mudik, antara lain prakiraan cuaca mudik jalur darat, cuaca maritim dan cuaca bandara.

Kepala BMKG, Andi Eka Sakya, dalam keterangannya menyebut aplikasi itu dapat diunduh melalui App Store maupun Play Store dengan nama Info BMKG. Aplikasi ini juga dapat memberikan informasi prakiraan cuaca kota tujuan serta kota dilalui.

Aplikasi ini bahkan dapat memberikan informasi prakiraan cuaca dini hari, pagi, siang, sore dan malam hari sampai empat hari ke depan. "Aplikasi InfoBMKG ini dapat memberikan informasi cuaca dan masyarakat pun dapat memberikan pesan informasi apabila kondisi cuaca buruk," kata Andi Eka, Senin (19/6)

Selain informasi prakiraan cuaca, aplikasi Info BMKG memberikan informasi kualitas udara, informasi gempabumi, serta siaran pers resmi dari BMKG. Dengan penambahan ketiga fitur ini semakin memperkaya aplikasi mobile info BMKG dalam memberikan layanan publik bagi masyarakat.

"Teruslah gunakan aplikasi Info BMKG, karena BMKG selalu berinovasi dalam mengembangkan dan menambahkan fitur informasi public pada aplikasinya. Dapatkan informasi terkini dari BMKG sesuai dengan motto-nya, cepat, tepat, akurat, luas dan mudah dipahami," ungkapnya.

Aplikasi info BMKG telah menggunakan geolocation sehingga pengguna dapat mengetahui keberadaan posisinya dan kepadatan jalur dilaluinya. Informasi cuaca maritim tersedia dengan peringatan dini dan kondisi sinoptik di tiap wilayah perairan.

Dengan format peta dinamis memudahkan pengguna dapat mengetahui tingkat bahaya di beberapa lokasi wilayah perairan. BMKG juga menyediakan informasi cuaca atmosfer aktual bandara dan prakiraan cuaca hingga bandara tujuan. Diharapkan dengan informasi ini, memudahkan pilot dan pengguna jasa maskapai penerbangan dapat mengetahui kondisi terkini dari bandaranya.

Setelah periode libur lebaran 2017, potensi peningkatan titik panas terkait kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah Sumatera dan Kalimantan diperkirakan mulai terasa meningkat intensitas potensinya pada awal Juli. Hal ini dikarenakan intensitas hujan di wilayah tersebut sudah mulai kurang bahkan relatif kering. Oleh karenanya, diimbau agar dapat mengantisipasi potensi peningkatan titik panas. [ang]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.