Bea Cukai Solo Gagalkan Penyelundupan 1.600 Rol Kain Impor

Kamis, 17 September 2020 19:43 Reporter : Arie Sunaryo
Bea Cukai Solo Gagalkan Penyelundupan 1.600 Rol Kain Impor Bea Cukai. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B (Bea dan Cukai) Surakarta, telah menjaring 45 pelanggaran hingga Agustus 2020. Dari 45 penindakan tersebut salah satunya adalah Penggagalan penyelundupan 1.600 rol kain impor dalam kontainer.

"Salah satu kasus yang ditangani adalah penyelundupan kain impor dengan kontainer. Saat ini statusnya susah P21 (lengkap)," ujar Kepala Kantor Bea Cukai Solo, Budi Santoso di sela acara media gathering se-Solo Raya, Kamis (17/9).

Penindakan lain yang dilakukan adalah peredaran rokok ilegal yang jumlahnya ratusan ribu batang. Kemudian peredaran narkoba, serta minuman beralkohol ilegal. Kasus terakhir adalah berhasil membongkar peredaran minuman beralkohol ilegal bermerek impor yang dijual secara online.

"Ada bermacam merek mahal. Jumlahnya sebanyak 626 botol minuman beralkohol ilegal," terangnya.

Sementara itu dalam menjalankan fungsinya, memungut bea masuk dan bea keluar serta cukai, dari target tahun 2020 sebesar Rp1,8 triliun sudah tercapai sekitar Rp1,1 triliun atau sekitar 54,5 persen. Menurut Budi, target tahun 2020 tersebut mengalami revisi dari sebelumnya sebesar Rp1,9 triliun.

"Karena pandemi Covid-19 maka target penerimaan pabean dan cukai tahun ini kita revisi. Capaian saat ini masih on the, track dan biasanya akhir bulan September dan November terjadi kenaikan karena jauh tempo pembayaran cukai," terang Budi.

Budi menambahkan, selama empat tahun terakhir Bea Cukai Solo dapat memenuhi bahkan melampaui target yang dibebankan. Tahun 2016 terealisasi Rp1,387 triliun atau 113,12 persen. Sedangkan tahun 2017 terealisasi sebesar Rp1,57 triliun atau 100,4 persen.

Tahun 2018 terealisasi sebesar Rp1,732 triliun atau 104 persen. Serta tahun 2019 terealisasi Rp1,882 triliun atau 105,76 persen.

"Tahun 2020 meskipun terjadi pandemi mudah-mudahan bisa mencapai target. Penerimaan terbanyak kita memang dari rokok," jelasnya.

Dalam menjalankan fungsinya sebagai fasilitator perdagangan, dikatakannya, Bea Cukai Solo telah memberikan fasilitas Kawasan Berikat kepada 72 perusahaan. Sebanyak 20 perusahaan mendapat fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) dan 19 perusahaan mendapatkan fasilitas KITE IKM (Industri Kecil Menengah). [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bea Cukai
  3. Penyelundupan
  4. Surakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini