Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 5.700 Batang Kayu Teki Ilegal ke Malaysia

Selasa, 9 Februari 2021 03:35 Reporter : Abdullah Sani
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 5.700 Batang Kayu Teki Ilegal ke Malaysia Penyelundupan 5.700 Batang Kayu Teki Ilegal ke Malaysia. ©2021 Merdeka.com/Abdullah Sani

Merdeka.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Riau menggagalkan kegiatan ekspor ilegal sebanyak ribuan batang kayu jenis teki yang merupakan barang dalam kategori larangan dan pembatasan (Lartas).

Penangkapan kayu yang dibawa dua orang pelaku itu dilakukan di Perairan Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Saat itu tim yang melakukan patroli mendapati kapal KM Berkat Meranti GT.32 sedang membawa ribuan batang kayu bakau ilegal.

"Tim langsung mendekati kapal dan melakukan pemeriksaan. Setelah diperiksa kapal tersebut membawa 5.700 batang kayu teki dengan tidak menggunakan pemberitahuan pabean," kata Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan DJBC Riau, Agung Saptono, Senin (8/2).

Dia menjelaskan, dua orang yang diduga pelaku penyelundupan tersebut juga diamankan, yakni inisial K dan KT. Kedua pria itu merupakan warga Kecamatan Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Berdasarkan keterangan kedua pelaku, ribuan kayu teki ilegal tersebut rencananya akan dibawa ke Batu Lahat, Malaysia," ujarnya.

Selain menyita kapal serta 5.700 batang kayu teki ilegal, petugas juga mengamankan empat lembar passport, satu bendera Malaysia serta sejumlah kelengkapan kapal lainnya.

"Pelaku dan barang bukti tersebut kemudian dibawa ke KPPBC TMP C Bengkalis. Tim masih melakukan penyelidikan terhadap pengungkapan ini," terang Agung.

Menurutnya, kasus yang memuat barang larangan terbatas tersebut merupakan kasus yang dapat dikenakan sanksi pidana.

"Karena mengangkut barang Lartas tanpa dilindungi dengan dokumen pabean melanggar. Undang-Undang No.17 Tahun 2006 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan," pungkasnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini