BBPOM Sita 5.987 Jenis Kosmetik Ilegal di Samarinda dan Mahakam Hulu

Kamis, 22 Agustus 2019 12:01 Reporter : Saud Rosadi
BBPOM Sita 5.987 Jenis Kosmetik Ilegal di Samarinda dan Mahakam Hulu Ribuan kosmetik ilegal disita BBPOM Samarinda. ©2019 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Samarinda, menyita 300 item kosmetik ilegal. Selain di Samarinda, kosmetik ragam jenis itu juga disita di Mahakam Ulu, kabupaten terjauh dari Samarinda. Tiga penjualnya diamankan di kantor BBPOM Samarinda.

Tiga penjual kosmetik ilegal itu terdiri 2 perempuan berinisial DB dan RI serta seorang pria SO. Ketiganya diamankan Senin (19/8), saat tim melakukan pengawasan serentak di 16 lokasi penjualan baik toko, pasar maupun online.

"Dari 16 itu, ada 10 tempat penjualan yang menjual kosmetik ilegal dan mengandung bahan berbahaya di pasar-pasar di Samarinda dan Mahakam Ulu," kata Kepala Balai Besar POM Leonard Duma, di kantornya Jalan Letjend Suprapto, Kamis (22/8).

Dari catatan BBPOM, pelaku RI bukan penjual baru yang berurusan dengan BBPOM Samarinda. Tiga tahun yang lalu, dia juga terlibat kasus yang sama terkait kosmetik ilegal.

"RI ini kasus pengulangan. Tahun 2016, dia sudah pernah dilakukan pro justitia. Sekarang kembali melakukan perbuatan sama," ujar Leonard.

ribuan kosmetik ilegal disita bbpom samarinda

©2019 Merdeka.com/Saud Rosadi

Dari 300 item yang disita, terdiri dari 5.967 satuan beragam jenis kosmetik senilai Rp 183 juta. Mulai krim pemutih, lipstik hingga perona pipi. Bahkan, salah satu di antaranya merupakan krim produksi merek terkenal. "Itu diimpor dari luar negeri," tambah Leonard.

"Di Mahakam Ulu, di toko, peredaran kosmetik ilegal ini cukup masif. Kabupaten terjauh dari Samarinda saja, penjualannya sampai ke sana. Pengakuannya kosmetik dari luar negeri, tapi itu bisa saja pengakuannya saja. Masih kami dalami lagi," terangnya lagi.

Kosmetik-kosmetik ilegal itu mengandung zat merkuri dan air raksa. Zat tersebut berisiko merusak kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama. "Kita belum lakukan penahanan terhadap 3 orang ini, meski 1 di antaranya melakukan perbuatan berulang. Kami terus koordinasi dengan penyidik Polresta Samarinda," tandas Leonard. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kosmetik Ilegal
  3. Samarinda
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini