Bawaslu Rekomendasikan 10 TPS di Banten Gelar Pemungutan Suara Ulang

Jumat, 19 April 2019 13:14 Reporter : Dwi Prasetya
Bawaslu Rekomendasikan 10 TPS di Banten Gelar Pemungutan Suara Ulang Penghitungan suara di TPS Kampung Nelayan. ©2019 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merekomendasikan untuk melakukan pemungutan suara ulang (PSU) di 10 tempat pemungutan suara (TPS) di Banten. 10 TPS tersebut tersebar di enam kabupaten/kota minus Kota Tangerang dan Kabupaten Pandeglang.

Ketua Bawaslu Banten Didih M Sudi menyatakan, penyebab PSU di 10 TPS tersebut antara lain surat suara sudah tercoblos dan terdapat pemilih yang tidak berhak memberikan hak suaranya mencoblos di TPS tertentu.

"Pemungutan suara ulang tersebut rekomendasi dari bawah. Kami hanya merekap saja," katanya saat dikonfirmasi Jumat (19/4).

Menurutnya, mekanisme PSU telah diatur dalam PKPU nomor 3 tahun 2009 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilu dan aturan Bawaslu RI.

"Bagi penyelenggara, selain secara etik jadi catatan kita, memang nanti pidananya kami proses juga," ujarnya.

Kasus pemilih luar yang mencoblos menggunakan A5, Didih menjelaskan, masih mungkin terjadi akibat kelalaian panitia setempat. Namun untuk kasus surat suara yang sudah tercoblos, pihaknya akan menelusuri pihak-pihak lain.

Mengenai pelaksanaan PSU sendiri, lanjut dia, dilakukan 10 hari setelah pemungutan suara. Kendati demikian pihaknya menyerahkan kepada Panwas setempat dan Bawaslu di kabupaten/kota untuk menentukan waktunya.

"Pada prinsipnya semakin cepat, semakin baik. Hal itu untuk mempertahankan partisipasi pemilih," tutup Didih. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini