Bawaslu Jabar akan panggil KPU terkait kaos 2019 Ganti Presiden

Selasa, 15 Mei 2018 15:20 Reporter : Aksara Bebey
Kaos ganti presiden 2019 di debat Pilgub Jabar. ©istimewa

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan diminta klarifikasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), terkait kaos bertulis 2019 Ganti Presiden yang dibawa pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu dalam debat publik di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Senin (14/5).

Ketua Bawaslu Jabar, Harminus Koto menyatakan bahwa pemanggilan petugas KPU dijadwalkan Rabu (16/6).

"Kami akan meminta klarifikasi KPU mengenai prosedur, tata cara dan mekanisme pelaksanaan debat kedua tersebut," katanya saat ditemui di Kantor Bawaslu Jabar, Jalan Turangga, Kota Bandung, Selasa (15/5).

Terkait dugaan pelanggaran, Harminus mengaku belum bisa memberikan pernyataan lebih lanjut. Alasannya, semua harus dilakukan kajian mendalam.

"Apakah dalam Pilgub boleh dimasukan terkait Pilpres, kita akan kaji," tutur dia.

Namun, jika nanti ada unsur pelanggaran, maka Bawaslu akan memberikan rekomendasi ke KPU untuk memberikan sanksi administrasi untuk pelanggaran Pilka Serentak.

"Pelanggaran administrasi yang beri sanksi itu KPU. Itu acara di KPU, sebenarnya (KPU) sudah bisa melakukan tindakan. Dalam pemilihan kepala daerah pelanggaran itu ambil tindakan KPU. Kecuali pileg atau pilres di Bawaslu," pungkasnya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini