Bawaslu Cianjur Segera Tertibkan Stiker Kampanye di Angkutan Umum

Selasa, 13 November 2018 14:40 Reporter : Henny Rachma Sari
Bawaslu Cianjur Segera Tertibkan Stiker Kampanye di Angkutan Umum Atribut kampanye caleg di angkot. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Cianjur, Jawa Barat akan menertibkan alat peraga kampanye berupa stiker yang ditempel di angkutan umum. Hal itu dinilai melanggar aturan yang ada.

Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Cianjur, Hadi Dzikri Nur mengakui tidak dijelaskan secara detil dalam regulasi, namun alat peraga yang dipasang tidak boleh melanggar nilai estetika atau fasilitas umum. Sedangkan angkutan termasuk ke dalam fasilitas umum.

"Meskipun milik pribadi, tapi berkepentingan umum, kalau statusnya mau pribadi, silakan pasang stiker, tapi mobilnya simpan di garasi jangan beroperasi," kata Hadi di Cianjur, Selasa (13/11).

Untuk itu, Bawaslu akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Cianjur untuk menertibkan APK di angkutan umum, setelah berkoordinasi segera dilakukan penindakan di lapangan.

"Selanjutnya mulai dari pendataan hingga sosialisasi akan dilakukan ke pemilik angkutan umum terkait penertiban. Bagus kalau mereka mencabut sendiri," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Cianjur, Rahmat Hartono, mengatakan pihaknya masih menunggu koordinasi dari Bawaslu sebelum memberikan rekomendasi dan tindakan, saat penertiban mereka hanya mendampingi.

"Kalau dari segi aturan kami tidak tahu seperti waktu Pilgub melakukan tindakan atas permohonan dari bawaslu karena masa kampanye sudah habis. Penertiban itu ranahnya bawaslu kami hanya mendampingi," katanya.

Sebelumnya, Bawaslu Jawa Barat sudah menggelar sosialisasi Pemilu yang bersih dan berintegritas di area Car Free Day (CFD) Dago, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Minggu.

Pada kegiatan itu, Bawaslu Jabar mengajak seluruh stakeholder Pemilu 2019, termasuk seluruh masyarakat Jabar untuk menghadirkan kompetisi yang jujur dan adil pada pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan Pemilu 2019 yang bersih dari praktik politik uang, kampanye hitam, kampanye yang bernuansa hoaks, serta kampanye yang terbebas dari nuansa kebencian," kata Ketua Bawaslu Jabar Abdullah. Dikutip dari Antara. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini