Batik Garuda Nusantara yang Dicanting Jokowi akan Keliling Indonesia

Jumat, 2 Agustus 2019 19:37 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Batik Garuda Nusantara yang Dicanting Jokowi akan Keliling Indonesia jokowi mencanting batik garuda nusantara. ©2019 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Tjanting Batik Nusantara (Yayasan TBN) akan melanjutkan pencantingan batik di kain sepanjang 74 meter. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengawali canting pada bentangan kain mori itu di Stasiun MRT, Jakarta, Kamis (1/8) kemarin.

Jokowi bersama istri Iriana, bahkan ikut membantik dalam kesempatan itu. Motif yang dibuat yakni 'Gurdo' atau Garuda yang maknanya simbol Garuda Pancasila yang menjadi dasar NKRI, dan karenanya kain ini diberi nama Batik Garuda Nusantara.

Nantinya proses pembuatan dan pencantingan Batik Garuda Nusantara juga akan
melibatkan perwakilan sentra-sentra batik Nusantara.

Ketua Dewan Pengawas TBN, Pheo Hutabarat mengatakan, Presiden Joko Widodo telah mengawali rangkaian mencanting di kain mori sepanjang 74 meter. Hari ini, pihaknyamelanjutkan pencontreng batik ini.

"Kain sepanjang 74 meter sebagai wujud Indonesia merdeka ini akan dibawa keliling ke sentra-sentra batik di Indonesia. Di antaranya ke Cirebon, Pekalongan, Solo, Yogya, Klungkung Bali, Lasem, Madura, Jambi," jelas Pheo kepada wartawan, Jumat (2/8).

Dia melanjutkan, Batik ini sudah ditulis dengan motif Gurdo, sekar jagad, parang, dan kawung ini akan diberi pewarna alami di sentra-sentra batik tersebut.

Kegiatan ini dilakukan semata sebagai wujud komitmen TBN sebagai pecinta batik untuk melesatkan batik ke dunia luar.

"Batik adalah brand Indonesia yang diakui dunia. Sehingga sebagai masyarakat batik, Yayasan TBN terpanggil untuk ikut serta dalam program pemerintah yakni melesatkan batik ini ke internasional," tambah Pheo.

©2019 Merdeka.com/istimewa

Sementara itu, Ketum Yayasan TBN Boni Wijoseno menambahkan, dari tahun lalu TBN merumuskan ide ini hingga akhirnya batik Garuda Nusantara dicontreng untuk pertama kalinya oleh Presiden Jokowi.

Setelah batik diakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO, TBN melihat saatnya membuat batik dengan momentum 74 tahun Indonesia merdeka. TBN ingin menciptakan ikon melalui simbol kain batik nusantara.

"Ini gerakan masyarakat pecinta batik. Spirit gerakan dari masyarakat tentang batik. Kita akan berputar ke sentra-sentra batik di Indonesia. Targetnya, batik ini diselesaikan dalam 12 bulan. Kita isi motif dari sentra batik di daerah seperti Mega mendung, Besurah dan sebagainya," katanya.

Di kain batik ini, lanjut dia, terdapat beberapa motif. Antara lain, sekar jagag yang memperlihatkan nusantara. Kain batik ini kelak, akan keliling dunia sebagai wujud untuk memviralkan batik Indonesia.

"Tapi tahap awal kita keliling Indonesia dulu. Tujuannya, kain batik harus mendunia, sehingga bisa menginspirasi generasi muda untuk terus melestarikan batik," tutup dia. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Batik
  2. Budaya Indonesia
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini