Batik dan warisan budaya Indonesia yang diakui UNESCO

Selasa, 2 Oktober 2012 06:31 Reporter : Lia Harahap
Batik dan warisan budaya Indonesia yang diakui UNESCO batik. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Indonesia dikenal sebagai negara yang paling kaya budaya. Bagaimana tidak, beragam suku bangsa tumbuh dan berkembang di Tanah Air.

Beberapa keunikan budaya yang menjadi ciri khas satu daerah bahkan dicatatkan di Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization/UNESCO). Dari 13 warisan budaya itu, batik jadi satu kekhasan yang harus dilestarikan dan dikembangkan.

Sayang, di Indonesia sendiri batik sempat dipandang sebelah mata. Batik malah dianggap pakaian formil yang hanya bisa dipakai di acara tertentu dan tidak bisa digunakan sehari-hari.

Tapi itu dulu. Sejak diakui UNESCO pada 2 Oktober 2009 lalu, kini batik malah menjadi pakai wajib para karyawan di tiap hari Jumat. Bahkan fenomena batik mengalahkan jas-jas mahal kelas wahid. Bahkan batik untuk anak-anak pun kini sudah tersedia.

Tahun ini batik memperingati hari jadinya yang ke tiga. Di tahun ini pula, semua orang sangat menggemari batik dan bisa dipakai di kesempatan apapun.

Berikut 13 warisan budaya Indonesia yang dikelompokkan dalam tiga kategori yakni warisan alam, cagar alam atau situs, dan karya tak benda.

1. Warisan alam, yaitu:
-Taman Nasional Ujung Kulon, Banten, yang diakui pada tahun 1991
-Taman Nasional Komodo, di Nusa Tenggara Timur, yang diakui pada tahun 1991
-Taman Nasional Lorentz di Papua yang diakui tahun 1999
-Hutan tropis Sumatera yang mencakup Taman Nasional Gunung Leuser, Kerinci Seblat, dan Bukit Barisan, yang diakui tahun 2004.

2. Warisan berupa bangunan cagar alam
-Dua candi terbesar di Pulau Jawa yaitu Candi Borobudur dan Candi Prambanan dicatat oleh UNESCO di tahun 1991
-Situs Manusia Purba Sangiran, tahun 2004

3. Warisan budaya tak benda
- Wayang, tahun 2003
- Keris, tahun 2005
- Batik, tahun 2009
- Angklung, tahun 2010
- Tari Saman, tahun 2011 lalu
- Subak di Bali, Juni 2012 [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Batik
  2. UNESCO
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini