Basarnas: Cuaca Kurang Bersahabat, Pencarian Sriwijaya Air Tak Segencar Kemarin

Rabu, 13 Januari 2021 19:30 Reporter : Nur Habibie
Basarnas: Cuaca Kurang Bersahabat, Pencarian Sriwijaya Air Tak Segencar Kemarin Black Box Sriwijaya Air. ©2021 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Tim SAR gabungan kembali menemukan sejumlah serpihan di lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 dengan tujuan Jakarta-Pontianak. Pesawat itu diperkirakan jatuh di sekitar perairan pulau Laki dan pulau Lancang Kepulauan Seribu, sekitar pukul 14.39 Wib, Sabtu (9/1).

Direktur Operasional Basarnas Brigjen Rasman mengatakan, meski para penyelam menemukan sejumlah serpihan. Namun, pada evakuasi hari ini tidak seperti hari sebelumnya.

"Dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat tentu tidak segencar kemarin, namun demikian penyelam kita masih bisa menemukan objek-objek pencarian," kata Rasman di JICT II, Jakarta Utara, Rabu (13/1).

Selanjutnya, sejumlah barang temuan tersebut langsung diserahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan DVI.

"Objek pencarian tersebut akan kami serahkan kepada KNKT dan DVI untuk dilakukan identifikasi," ujarnya.

Sementara itu, Nahkoda Bakamla RI Kolonel Denny menyebut, objek yang ditemukan oleh penyelam itu body part korban serta serpihan pesawat.

"Pada hari kelima Tim SAR Bakamla RI yang tergabung dalam Tim SAR Basarnas menyampaikan penemuan sekaligus menyerahkan secara resmi dua kantong yang terdiri dari 1 kantong body part korban dan satu kantong serpihan pesawat. Selanjutnya untuk diproses lebih lanjut," pungkasnya.

Tim SAR Angkat Perlengkapan Pribadi Korban Sriwijaya Air

Meski cuaca kurang bersahabat, pencarian tetap dilakukan. Terbukti, sejumlah serpihan diduga perlengkapan pribadi milik penumpang Sriwijaya Air SJ-182 diangkat ke permukaan.

"3 kantong berisi serpihan-serpihan pesawat," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono.

Tak hanya menemukan serpihan pesawat saja, Tim SAR gabungan juga menemukan barang-barang bawaan pribadi milik korban pesawat tujuan Jakarta-Pontianak tersebut.

"Perlengkapan-perlengkapan pribadi korban," ujarnya.

Kini, barang-barang temuan tersebut sedang dibawa menuju ke Dermaga JICT II, Jakarta Utara dengan menggunakan KRI Parang-647.

"KRI Parang-647 bergerak menuju JICT II," katanya. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini