Baru 2 Tahun Direnovasi, Atap Kantor Kecamatan di Jember Ambrol

Rabu, 5 Mei 2021 14:50 Reporter : Muhammad Permana
Baru 2 Tahun Direnovasi, Atap Kantor Kecamatan di Jember Ambrol Atap kantor kecamatan di Jember ambruk. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus atap plafon kantor kecamatan yang ambrol meski baru selesai direnovasi atau dibangun, kembali terjadi di Jember, Jawa Timur. Kali ini menimpa kantor Kecamatan Tempurejo. Rabu (5/5) pagi, atap plafon dari bangunan Pendapa di Kantor Kecamatan Tempurejo ambrol. Beruntung, tidak ada korban luka dari insiden tersebut.

"Peristiwanya terjadi sektiar pukul 07.00 WIB tadi. Memang sudah ada warga, karena kita ada pembagian bantuan sekitar pukul 09.00 WIB. Tetapi seperti biasa, kalau pembagian bantuan kan, biasanya warga datang lebih dulu. Tapi untungnya, tidak pas mengenai warga," ujar Camat Tempurejo Yahya Iskandar saat dikonfirmasi merdeka.com.

Saat peristiwa terjadi, kantor kecamatan memang sedang didatangi banyak warga yang mengantre untuk mendapat Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Yahya menjelaskan, sehari sebelumnya, hujan deras memang mengguyur kantor Kecamatan Tempurejo. Atap yang ambrol itu mencapai sekitar tiga bidang, dengan luas sekitar 2 x 3 meter.

"Jatuhnya pas di atas meja kerja. Ya untungnya pas lagi tidak ada orang di situ," tutur Yahya.

Bangunan kantor Kecamatan Tempurejo terbilang baru selesai direnovasi, yakni pada akhir tahun 2019. "Entahlah, bangunan baru kok sudah seperti ini. Karena saya juga baru (dimutasi) ke sini (sebagai camat Tempurejo)," tutur Yahya yang menjabat sejak Maret 2021.

Karena masih baru selesai dikerjakan, sesuai aturan, bangunan kantor Kecamatan Tempurejo itu masih dalam masa pemeliharaan dari kontraktor pelaksana. "Saya sudah lapor ke atasan, nanti diteruskan ke kontraktornya, karena kan masih masa pemeliharaan," ujar Yahya.

Renovasi kantor Kecamatan Tempurejo dilakukan bersamaan dengan renovasi seluruh kantor kecamatan di Jember yang berjumlah 31 unit. Berdasarkan penelusuran merdeka.com di situs LPSE Pemkab Jember, proyek renovasi kantor Kecamatan Tempurejo memakan anggaran senilai Rp 1,3 miliar, bersumber dari APBD 2019.

Kejadian ini adalah kali kedua atap pendapa kantor Kecamatan Tempurejo ambruk. Peristiwa yang sama terjadi pada 29 Desember 2019. Padahal, saat itu, proyek senilai Rp 1,3 miliar itu baru beberapa hari selesai dikerjakan.

Beberapa hari sebelumnya, yakni pada 3 Desember 2019, atap pendapa kantor Kecamatan Jenggawah juga ambruk pada bagian atap plafonnya. Ironisnya, peristiwa itu terjadi ketika proyek rehabilitasi kantor senilai Rp 2 miliar hampir selesai dikerjakan. Insiden di kantor Kecamatan Jenggawah ini sempat mengundang penyidik Polda Jatim untuk menelusuri dugaan korupsi proyek. Namun seiring waktu, penanganannya belum ada titik terang.

Peristiwa lain terjadi pada 22 Oktober 2020, menimpa atap plafon pendapa Kantor Kecamatan Kaliwates. Menurut camat Kaliwates saat itu, Asrah Jaya Widono, diduga karena ada kucing lewat genteng, atap pendapa kantor Kecamatan Kaliwates ambrol. Padahal, kantor tersebut baru beberapa bulan direhab dengan nilai anggaran Rp 1,5 miliar. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bangunan Roboh
  3. Jember
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini