Hot Issue

Barisan Jenderal Dalam Komite Penanganan Covid-19

Kamis, 13 Agustus 2020 10:06 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Barisan Jenderal Dalam Komite Penanganan Covid-19 Erick Thohir dan Andika Perkasa. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah membentuk Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Pembentukan tim dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 tahun 2020.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto ditunjuk menjadi ketua dengan Menteri BUMN, Erick Thohir sebagai ketua pelaksana. Kehadiran tim tersebut sebagai bentuk mitigasi di bidang kesehatan dan perekonomian secara beriringan.

Pembentukan Komite Penangan Covid-19 dan PEN turut menggandeng unsur TNI dan Polri. Tak tanggung-tanggung, jenderal berpangkat bintang dilibatkan dalam program tersebut.

Pertama ada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Andika Perkasa. Dia ditunjuk sebagai wakil ketua pelaksana komite penanganan Covid-19 untuk mendampingi kerja Erick Thohir.

Erick berharap kehadiran Andika Perkasa dapat meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Dia menekankan pentingnya masyarakat patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya, hal tersebut merupakan kunci dalam memerangi pandemi Covid-19.

Dia mengatakan TNI AD memiliki struktur organisasi hingga ke seluruh pelosok negeri. Sehingga, TNI AD dapat menjangkau masyarakat Indonesia yang tersebar di 83 ribu desa dan kelurahan mengerti pentingnya menjaga kesinambungan antara pemulihan kesehatan dengan kebangkitan ekonomi.

"Mengajak keterlibatan TNI AD tak lain agar tentara nasional kita yang dekat dengan rakyat menjadi contoh sekaligus mengajak rakyat untuk disiplin dengan terus memakai masker, cuci tangan, dan menjaga jarak," kata Erick Thohir.

Andika Perkasa menyatakan kesiapannya menjadi bagian dari Komite Covid-19, yang memiliki misi mengatasi pandemi dan pemulihan ekonomi nasional secara tepat. Andika akan melibatkan struktur komando hingga lapisan terbawah.

"Kami siap memberikan dukungan dan bantuan atas misi bersama ini untuk memulihkan kesehatan masyarakat dan juga ekonomi nasional. Kami akan melibatkan struktur komando hingga lapisan terbawah yang dekat dengan masyarakat agar disiplin dan taat protokol kesehatan," kata Andika.

wakapolri komjen gatot eddy pramono

©2020 Merdeka.com/Nur Habibie

Sementara dari Polri, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono ditunjutk Erick Thohir sebagai Wakil Ketua Pelaksana II Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Gatot mengatakan, Polri memiliki tanggung jawab untuk ikut memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19. Hal itu demi memulihkan sektor kesehatan dan ekonomi hingga menggeliat bangkit kembali.

"Ini dikerjakan bersama-sama Polri TNI dan pemerintah. Dengan melakukan langkah-langkah dari persuasi sampai penegakan hukum," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (12/8).

Dalam susunan PCPEN, anggota yang ditunjuk adalah Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Feri Wibisono, Deputi BPKP Salamat Simanullang, Dirjen Kominfo Ismail MT, dan Deputi LKPP Sarah Sadiqa.

Baca Selanjutnya: Penjelasan Menko Polhukam Soal Pelibatan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini