Bareskrim Polri Sita 15 Ton Kuning Telur Beku Asal India

Rabu, 12 Februari 2020 14:03 Reporter : Merdeka
Bareskrim Polri Sita 15 Ton Kuning Telur Beku Asal India Bareskrim sita impor ilegal 15 ton kuning telur beku. ©Liputan6.com

Merdeka.com - Direktorat Jenderal Tindak Pidana Khusus (Tipideksus) Bareksrim Polri menyita kuning telur beku asal India. Total nilai impor kuning telur beku itu sebesar Rp1 miliar.

"Dugaan pelanggaran importasi kuning telur beku dengan jumlah 15 Ton senilai Rp1 miliar diimpor PT. ABN," kata Direktur Tipideksus Bareskrim Brigjen (Pol) Daniel Tahi Monang saat jumpa pers di Kantor Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo Jakarta, Rabu (12/2).

Daniel melanjutkan, selain melawan hukum tindakan PT. ABN mengganggu perekonomian masyarakat, khususnya peternak telur. Di mana serapan atau penjualan telur produksi dalam negeri berkurang akibat impor ilegal ini.

"Impor ini tidak sesuai perundangan berlaku, penjualan telur di tingkat peternak terus mengalami penurunan, karenanya mengganggu perekonomian," jelas Daniel.

1 dari 1 halaman

Karena tindakan melawan hukum tersebut, Polri memberikan sanksi administrasi kepada PT. ABN dengan menghanguskan 15 Ton kuning telur beku tersebut.

"PT ABN melanggar telah Pemendag No 29 tahun 2019 tentang ketentuan ekspor dan impor hewan dan produk hewan. Kami kenakan sanksi administrasi dan 15 ton kuning telur beku dimusnahkan," Daniel menandasi.

Reporter: Radityo (Liputan6.com) [eko]

Baca juga:
Harga Daging Sapi dan Ayam Terpantau Stabil
Kenapa Anda Perlu Pikir Panjang Sebelum Mencoba Masker Telur?
Pasokan Berkurang, Harga Cabai dan Telur Ayam di Solo Melambung
Resmikan Operasi Pasar Awal Ramadan, Mentan Mau Harga Telur Rp23.000 per Kg
Bulog Akui Harga Telur Masih Sulit Dikendalikan

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini