Bareskrim Minta Keterangan 3 Saksi Ahli Terkait Kasus RS Ummi Bogor

Selasa, 12 Januari 2021 16:34 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Bareskrim Minta Keterangan 3 Saksi Ahli Terkait Kasus RS Ummi Bogor rs ummi bogor. ©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri meminta keterangan tambahan dari tiga ahli pada Selasa, terkait penyidikan kasus dugaan menghalangi kerja Satgas Penanganan COVID-19 oleh RS Ummi, Bogor, Jawa Barat atas pelayanan kesehatan risiko Covid-19 terhadap Rizieq Syihab.

"Hanya pemeriksaan tambahan beberapa ahli," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi saat dihubungi dilansir Antara, Selasa (12/1).

Ketiga ahli yang diperiksa adalah ahli pidana, ahli bahasa, dan psikolog. "Tiga ahli, ahli pidana, ahli bahasa, dan psikologi," katanya pula.

Dalam kasus ini, penyidik telah menetapkan tiga tersangka, yakni Rizieq Shihab, Direktur Utama RS UMMI dr Andi Tatat, dan menantu Rizieq, Hanif Alatas.

Penyidik menetapkan ketiganya sebagai tersangka dalam kasus tersebut usai gelar perkara pada Jumat (8/1) pekan lalu. Rencananya penyidik akan memanggil ketiga tersangka tersebut pada pekan ini untuk dimintai keterangan.

Baca Selanjutnya: Kasus ini bermula pada 27...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini