Bareskrim bakal telusuri dugaan korupsi Petral

Jumat, 22 Mei 2015 10:39 Reporter : Laurel Benny Saron Silalahi
Bareskrim bakal telusuri dugaan korupsi Petral Faisal Basri bertemu Prijanto. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, diam-diam memanggil mantan ketua tim reformasi tata kelola migas, Faisal Basri, Kamis (22/5) kemarin. Pemanggilan Faisal Basri tentu saja mengejutkan, padahal dalam jadwal pemeriksaan yang terpampang di depan pintu bareskrim, tidak ada agenda bahwa dirinya diperiksa sebagai saksi ahli pada hari ini.

Saat dikonfirmasi, Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Victor Edison Simanjuntak mengatakan, kedatangan Faisal Basri kemarin ke Bareskrim adalah pertemuan biasa tanpa menyangkut kasus yang saat ini ditangani oleh pihak kepolisian.

"Pak Faisal kan sebagai ahli, saya kan biasa berkomunikasi dengan tokoh-tokoh. Kemarin beliau menjelaskan ke kita masalah-masalah petral sehingga ada pengetahuan di kita masalah-masalah Petral," kata Viktor, Jumat (22/5).

Viktor mengatakan, saat ini Mabes Polri belum fokus untuk membongkar dugaan korupsi kasus Petral (sebelumnya ditulis Kondesat, Red). Menurutnya, polisi masih mempelajari dulu lebih dalam dari keterangan dari Faisal Basri.

"Kita hanya cari pengalaman dulu dari Pak Faisal. Berdasarkan pengalaman apa yang beliau tahu. Kan kita tahu beliau ketua dalam tim mafia migas itu. Sebagai ketua tentu mempunyai bahan-bahan yang kita perlukan," jelasnya.

Namun demikian, Viktor menjelaskan, tidak menutup kemungkinan apabila memiliki bukti yang kuat polisi akan melakukan penyidikan terhadap kasus Petral tersebut.

"Setiap korupsi kita tertarik menangani," pungkasnya. [tyo]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Faisal Basri
  3. Petral
  4. Polri
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini