Bareskrim bakal periksa kembali Honggo soal kasus korupsi PLN

Selasa, 11 Agustus 2015 09:40 Reporter : Efendi Ari Wibowo
Bareskrim bakal periksa kembali Honggo soal kasus korupsi PLN Budi Waseso. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Bareskrim Polri bakal memeriksa Pendiri PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) Honggo Wendratno terkait dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan BBM diesel pada PT PLN (Persero) tahun 2010.

"Selain (kasus) kondensat, dia juga (akan) diperiksa untuk kasus lain," kata Kabareskrim Komjen Budi Waseso seperti dilansir Antara, Selasa (11/8).

Pada tanggal 7 Agustus 2015, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri bertolak ke Singapura guna memeriksa tersangka Honggo Wendratno dalam kasus dugaan korupsi dan pencucian uang dalam penjualan kondensat bagian negara yang melibatkan SKK Migas dan PT (TPPI).

Kini, rencananya dalam waktu dekat, penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri yang akan terbang ke Singapura untuk memeriksa Honggo dalam kasus pengadaan BBM diesel.

Dalam kasus tersebut, polisi telah menetapkan satu orang tersangka, yakni NP yang merupakan mantan pejabat PLN. "Saudara NP sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi pengadaan BBM jenis high speed diesel (HSD). Tersangka NP adalah Direktur Energi Primer (PLN) saat itu," kata Kasubdit I Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Pol Adi Deriyan Jayamarta.

Kendati demikian, NP belum pernah dijadwalkan untuk diperiksa sebagai tersangka. Bila terbukti bersalah, NP dapat dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) dan/atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam pengusutan kasus, Bareskrim telah memeriksa mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan sebagai saksi. Dalam kasus ini, pihak TPPI diketahui merupakan pemenang tender pengadaan BBM diesel untuk PLN. Namun, terjadi dugaan tindak pidana penyalahgunaan wewenang dalam proyek tersebut. [efd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini