Barbie Kumalasari Jadi Pengacara Bela Pelaku Pencabulan Santriwati di Bawah Umur

Rabu, 27 April 2022 21:02 Reporter : Nur Fauziah
Barbie Kumalasari Jadi Pengacara Bela Pelaku Pencabulan Santriwati di Bawah Umur Barbie Kumalasari jadi Kasus Pencabulan di Depok. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Wajah Barbie Kumalasari yang biasa muncul di dunia seni peran, terlihat di ruang persidangan Pengadilan Negeri Depok, hari ini Rabu (27/4). Tetapi Barbie tidak sedang tersangkut masalah hukum. Kehadiran Barbie sebagai kuasa hukum dari MMS (69) guru ngaji yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan.

Saat sidang, Barbie didampingi satu rekannya yaitu Bambang. Alasan Barbie bersedia menjadi kuasa hukum MMS adalah karena dirinya merasa terpanggil mendampingi terdakwa. MMS sendiri mendapat ancaman hukuman di atas lima tahun.

"Saya merasa terpanggil untuk mendampingi karena ancamannya di atas lima tahun. Di mana ketika seseorang diancam untuk hukuman diatas lima tahun wajib didampingi advokat,” katanya, Rabu (27/4).

Kendati kliennya di hadapkan pada persoalan pencabulan, namun Barbie juga mengaku miris mendengar cerita kasus tersebut. Dia mengaku ingin kasus yang ditanganinnya cepat selesai. Korbannya sendiri adalah anak-anak.

"Saya sebagai ibu miris banget mendengarnya. Kayaknya mendengarnya pengen buru-buru selesai kayaknya enggak tega banget dan ini menurut saya penyakit ya," ucapnya.

2 dari 2 halaman

Barbie meminta maaf atas perbuatan yang dilakukan kliennya. Permohonan maaf itu diucapkan dari hati terdalam Barbie kepada seluruh keluarga korban.

"Kalau saya begini, kita sebagai advokat kita berprofesi membela siapapun kliennya baik yang salah maupun benar," ungkapnya.

Dia memahami perasaan keluarga korban terutama orang tua. Perasaan mereka sudah pasti hancur akibat anaknya menjadi korban pencabulan. Dia memberikan dukungan kepada keluarga korban untuk tidak putus asa.

"Kita tetap mensupport masa depannya tetap sempurna dan normal sehingga trauma masa lalunya ini butuh waktu untuk proses menghilangkan rasa trauma," akunya.

Barbie menuturkan, kondisi terdakwa saat ini sehat dan sudah menjalani tes kejiwaan. Menurutnya, apa yang dilakukan terdakwa seperti ada kelainan. Hal itu terlihat dari kronologi kejadian.

"Sepertinya seperti penyakit sih kalau menurut saya. Kalau kita nilai ya, karena kan dari kronologi sendiri juga dia melakukan itu secara spontan," ungkapnya.

Lama absen di dunia sinetron, Barbie mengakui fokus menggeluti dunia advokasi. Dia mengaku sudah banyak menangani kasus hukum, hanya saja tidak terpublikasi.

"Saya sih sudah banyak tapi memang kan saya selama ini kan enggak pernah dipublish ya. Jadi kalau orang bilang Barbie halu-halu, ini kita buktikan aja. Saya 2016 lumayan lama," akunya.

"Kalau saya kan gini sebagai advokat kan kita memang berprofesi membela baik yang salah maupun yang benar tapi kan tetap normatif, tetap objektif. Kita memang harus ketika kita mendapati klien apapun itu masalahnya arus profesional, kita harus bela. Ya Insya Allah mudah-mudahan netizen bisa mengerti lah," pungkasnya. [lia]

Baca juga:
Hakim Pengadilan Tinggi Jatuhkan Hukuman Mati pada Predator Anak di Sukabumi
Pria di Aceh Tega Nodai Anak Kandung, Tidak Peduli meski Korban Menangis
Bejat, Guru SD di Banyuwangi Cabuli 5 Siswa
Kabur dari Rumah, 2 Remaja di Bogor Dicekoki Miras dan Dicabuli
Dua Residivis Mengaku Satpol PP di Tapanuli Utara Perkosa Remaja
Menteri PPPA Berharap Guru Ngaji Cabuli 15 Santri di Pangalengan Dihukum Berat

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini