Banyak pelanggaran prosedur penyidikan kasus sodomi JIS

Kamis, 14 April 2016 16:23 Reporter : Henny Rachma Sari
Banyak pelanggaran prosedur penyidikan kasus sodomi JIS Azwar tersangka sodomi di JIS yang bunuh diri. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Misteri kematian Azwar, salah satu pelaku pencabulan siswa di Jakarta Internasional School (JIS) beberapa waktu lalu masih gelap. Meskipun, pihak kepolisian sudah memvonis Azwar bunuh diri saat di dalam penjara, namun hingga kini autopsi tak pernah dilakukan.

Terkait hal itu, Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Miko Ginting menilai telah terjadi banyak pelanggaran prosedur dalam penyidikan kasus itu.

Pertama, penangkapan para petugas kebersihan dilakukan oleh kepala keamanan JIS. Kedua, bantuan hukum kepada para tersangka tidak optimal. Ketiga, rekonstruksi kasus dilakukan tanpa disertai berita acara.

"Kasus JIS dengan tersangka pekerja kebersihan merupakan malicious prosecution atau investigasi dengan niat jahat atau niat buruk. Banyak kejanggalan yang terjadi selama proses hukumnya," ujar Miko dalam keterangannya, Kamis (14/4).

Miko mengungkapkan, dari pelbagai foto yang beredar terlihat jika Azwar tewas dengan tubuh penuh luka-luka.

"Satu pekerja kebersihan Azwar tewas saat menjalani penyidikan di Polda Metro Jaya. Dari foto-foto yang beredar, wajah Azwar telihat penuh luka tanda adanya kekerasan," tuturnya.

"Namun penyebab kematian Azwar hingga kini masih gelap, lantaran autopsi tidak pernah dilakukan," tandasnya.

Sebelumnya, Azwar, salah satu tersangka kasus sodomi terhadap siswa TK di Jakarta International School (JIS), bunuh diri. Azwar nekat mengakhiri hidupnya di WC tahanan Polda Metro Jaya.

Siang tadi Azwar izin ke toilet untuk buang air besar. Namun petugas yang mengawalnya curiga karena Azwar tak kunjung keluar.

"Petugas mendengar suara aneh di dalam WC lalu petugas memanggil teman dan mendobrak pintu," kata Kabid Humas Polda Metro yang saat itu masih dijabat oleh Kombes Rikwanto, Sabtu (26/4).

Saat itu tubuh Azwar sudah melintang di lantai toilet. Dia diduga meminum cairan pembersih toilet.

"Pada sisi tubuh Azwar ditemukan botol Porstex pembersih dan pewangi kamar mandi dalam keadaan tutupnya terbuka dan cairannya berceceran," kata Rikwanto.

Azwar sempat diberi pertolongan pertama di Dokkes PMJ lalu dirujuk ke RS Polri Kramatjati. "Sekitar pukul 18.00 WIB, penyidik menerima laporan dari RS tersangka meninggal," jelas Kombes Rikwanto.

Azwar adalah tersangka baru pelaku sodomi di JIS. Pria ini berprofesi sebagai petugas kebersihan. Dia diduga ikut menyodomi korban yang baru berusia 6 tahun. Sebelumnya polisi telah menetapkan lima tersangka lain. Satu orang di antaranya wanita berinisial AF yang menderita kelainan seksual. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini