Banyak Korban PHK akibat Pandemi di Tangsel Beralih Usaha Online

Rabu, 3 Maret 2021 16:12 Reporter : Kirom
Banyak Korban PHK akibat Pandemi di Tangsel Beralih Usaha Online Ilustrasi Pekerja kantor. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Korban pemutusan hubungan kerja (PHK) selama pandemi Covid-19 di Tangerang Selatan banyak yang beralih profesi menjadi pengusaha online. Mulai dari berjualan sampai menjadi pengemudi ojek online.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangsel, Sukanta menjelaskan, pada tahun 2020 lalu terdapat 1.893 pekerja dari 49 perusahaan di Tangsel terkena PHK.

"Mereka yang di-PHK alih profesi usaha online dan ojek online," kata Sukanta di Kantor Wali Kota Tangsel, Rabu (3/3).

Dia menjelaskan, dampak Pandemi Covid-19 membuat industri padat karya terdampak. Pihaknya melalui Kementerian Tenaga Kerja, hanya memberikan bantuan bagi pekerja terdampak melalui program kartu prakerja.

Diakuinya, program tersebut juga belum mampu meng-cover seluruh pekerja terdampak. Apalagi anggaran Disnaker Tangsel juga terjadi refocusing selama pandemi.

"Kebijakan bantuan prakerja sekitar 20 persen dari yang di PHK. Pandemi anggaran kita habis dipangkas, mudah-mudahan tahun 2021 ini tidak ada rasionalisasi lagi," jelas dia.

Sukanta mengaku, jajarannya juga telah menyiapkan kebijakan-kebijakan dalam mendukungn peningkatan keterampilan dan kemampuan angkatan kerja di Tangsel. Sehingga setelah Covid-19 mampu ditangani, angkatan kerja di Tangsel dapat terserap dengan baik.

"Job fair sudah direncanakan, dengan fokus per kecamatan. Tidak seperti dulu untuk tingkat kota. Tapi mungkin tidak berjalan secara langsung tapi online atau apa karena terbentur PPKM. Pelaksanaan sekitar Juli atau Agustus, setelah masa siswa lulus-lulusan," ungkapnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. PHK Karyawan
  3. Dampak Corona
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini