Banyak ditemukan hewan kurban berpenyakit mata dan stres di Semarang

Senin, 5 September 2016 16:53 Reporter : Parwito
Banyak ditemukan hewan kurban berpenyakit mata dan stres di Semarang Pemeriksaan hewan kurban di Semarang. ©2016 merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Warga masyarakat Kota Semarang dan Jawa Tengah yang ingin membeli hewan kurban untuk Hari Raya Idul Adha mendatang diminta untuk tetap mewaspadai penyakit-penyakit hewan kurban. Hal itu perlu diwaspadai menyusul dampak cuaca ekstrem dan kondisi kandang tidak ideal saat hewan kurban dijajakan di pasar-pasar tiban atau kandang seadanya membuat besar kemungkinan hewan kurban akan terjangkit penyakit dan stres.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) Jateng Agus Wariyanto menegaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan Dinas Keswan Provinsi Jawa Tengah Senin (5/9) di sejumlah pasar tiban hewan, banyak ditemukan kambing yang mengalami sakit mata, dan hewan kurban dalam kondisi tidak nafsu makan.

"Namun, dari pemeriksaan secara umum dari sepekan yang lau sampai hari ini mayoritas hewan kurban dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat. Memang kami sempat menemukan banyak kambing kurban tidak bernafsu makan karena stres. Namun, sudah kita lakukan pengecekan syarat usia dengan melihat poel (gigi tanggal) pada kambing dan sapi," kata Agus.

Dokter hewan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) Propinsi Jateng Drh Slamet yang ikut dalam proses pemeriksaan dan pemantauan hewan kurban di Kota Semarang menyatakan ditemukannya kambing atau hewan kurban yang tidak nafsu maka dilakukan tindakan penyuntikan terhadap hewan tersebut.

"Kami tidak lakukan pengobatan. Hanya kami tadi memberikan suntikan vitamin B Complex, untuk menambah nafsu makan sehingga sampai pada saat disembelih nanti kondisinya tetap sehat," kata dia.

Sementara, untuk persyaratan usia rata-rata hewan kurban, Slamet menambahkan baik untuk jenis hewan kurban kambing maupun sapi sudah dinilai memenuhi persyaratan sebagai hewan kurban.

"Untuk syarat usia, tidak ditemukan hewan yang kurang umur. Setelah melihat poel-nya gigi kambing atau sapi itu sebagai syarat sah tidaknya hewan kurban untuk disembelih," pungkasnya.

Pemeriksaan hewan kurban ini, akan tetap dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) baik di Kota Semarang maupun kabupaten/kota lainya di Jawa Tengah menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 12 September 2016 mendatang.

Baca juga:
Permintaan sedikit jelang Idul Adha, harga kambing di Banyumas turun
Pedagang hewan kurban musiman padati lapangan Lapas Tangerang
Bupati Dedi pastikan hewan kurban asal Purwakarta bebas Antraks

Jelang Idul Adha, warga diminta waspadai hewan kurban bertimbal

Penjualan hewan kurban mulai ramaikan Ibu Kota

Ahok larang dagang hewan kurban di trotoar, disarankan via online

Jelang Idul Adha, kesehatan hewan kurban diperiksa

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Hewan Kurban
  3. Semarang
  4. Idul Adha 2016
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini