Bantu Atasi Lonjakan Covid-19, 450 Personel TNI Dikirim ke Kudus

Kamis, 3 Juni 2021 18:02 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Bantu Atasi Lonjakan Covid-19, 450 Personel TNI Dikirim ke Kudus TNI kirim 450 personel ke Kudus. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 450 personel TNI dikerahkan ke Kudus menyusul melonjaknya kasus Covid-19 di daerah itu. Mereka akan membantu Babinsa guna memberi edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

Personel yang dikirimkan berasal dari Batalyon 400/BR, Kav 2/TC, Arh 15/Dby dan Zipur 4/TK. "Personel gabungan yang kita kirim ke Kudus atas perintah langsung Bapak Presiden. Ini sebagai upaya memperkuat Pemkab Kudus karena saat ini ada peningkatan kasus Covid-19 yang sangat pesat," kata Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, Kamis (3/6).

Rudianto menekankan, proses edukasi yang dilakukan harus lebih humanis supaya masyarakatnya menyadari bahaya penularan covid-19.

"Ingat yang anda hadapi bukan musuh, bukan lawan. Tapi masyarakat kita yang mungkin belum sadar ataupun mengerti," jelasnya.

Maraknya warga Kudus yang tertular virus Covid-19 diduga karena tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang sangat rendah.

"Banyak juga masyarakat Kudus yang meremehkan virus tersebut. Sehingga tugas kita harus menyadarkan sekaligus mengajarkan kepada warga agar mereka memahami lagi mengenai protokol kesehatan," ujarnya.

Sementara itu, Kades Pedawang Kudus Sofian mengakui maraknya penularan Covid-19 di wilayahnya dipicu banyaknya warga yang nekat menggelar acara keramaian setelah Lebaran.

"Banyak warga yang tetap menggelar acara, padahal sudah kami ingatkan. Akibatnya banyak yang tertular. Di sini satu RT ada tiga keluarga (tertular), sebanyak 11 orang, salah satunya meninggal dunia," kata Sofian.

Pihaknya sudah melakukan pengetatan di RT yang tersebar di desanya. Kajian dilakukan, jika kondisi memungkinkan semua RT-nya di-lockdown demi menanggulangi penularan Covid-19.

"Kami koordinasikan dengan perangkat. Tapi rata-rata per hari ini kondisi warga yang isolasi mandiri itu sudah membaik. Mereka isolasi di rumah masing-masing," tegas Sofian. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini