Banjir Terjang Empat Desa di Garut Selatan

Jumat, 23 September 2022 10:04 Reporter : Mochammad Iqbal
Banjir Terjang Empat Desa di Garut Selatan Banjir di Garut. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Hujan dengan intensitas tinggi pada Kamis (22/9) menyebabkan meluapnya sungai Cipalebuh, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Empat desa terendam banjir dan membuat sejumlah warga terjebak di dalam rumah.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara Polres Garut, AKP Adnan Muttaqien mengatakan bahwa banjir menerjang wilayah Kecamatan Pameungpeuk pada Kamis (22/9) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian untuk membantu mengevakuasi warga dari banjir.

"Di lokasi banjir kami menemukan ada tiga warga yang sempat terjebak di dalam rumah akibat banjir. Alhamdulillah berhasil kami evakuasi dalam keadaan selamat," kata Adnan kepada wartawan, Jumat (23/9).

Kepolisian bersama unsur TNI, kecamatan, dan BPBD terus menyisir sejumlah lokasi yang terdampak banjir untuk memastikan seluruh warga dalam keadaan selamat.

"Info yang kami terima, ada empat desa yang terdampak banjir, namun untuk data lengkapnya masih diinventarisasi," sebutnya.

Berdasarkan informasi, banjir tersebut sempat membuat kepanikan warga yang khawatir peristiwa banjir bandang beberapa tahun lalu kembali terulang. Sejumlah warga pun diketahui terpaksa mengungsi di Aula Desa dan Kecamatan karena rumah mereka terendam banjir.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Satria Budi mengatakan bahwa banjir yang menerjang Pameungpeuk akibat luapan sungai Cipalebuh. Setidaknya, luapan sungai itu menyebabkan sejumlah perkampungan di empat desa diterjang banjir.

"Informasi sementara ada sejumlah kampung di empat desa yang terdampak banjir. Untuk empat desa yang terdampak adalah Desa Pameungpeuk, Desa Sirnabakti, Desa Mandalakasih, dan Desa Paas," kata Satria.

2 dari 2 halaman

Dia menjelaskan di Desa Pameungpeuk, banjir terjadi di Kampung Kaum Lebak. Sedangkan di Desa Sirnabakti banjir menerjang Kampung Bintara dan Leuwigenteng.

Untuk Desa Mandalakasih, banjir menerjang Kampung Sukapura dan Leuwisimar. "Di Desa Paas, banjir terjadi di Kampung Segleng saja," jelasnya.

Budi mengungkapkan petugas dari BPBD Garut langsung diterjunkan ke lokasi banjir begitu menerima informasi. Saat ini, petugas tengah melakukan assessment dan fokus menangani evakuasi warga. [ray]

Baca juga:
Ganjar Ingin Tiru Belanda untuk Mengatasi Banjir Rob di Pekalongan Raya
Ini 35 Titik Rawan Bencana di Tangerang Selatan
Cerita Anies Hadapi 3 Tantangan Besar saat Awal Jabat Gubernur DKI Jakarta
BPBD Mulai Bersiap Hadapi Banjir di Jakarta
Antisipasi Banjir, 267 Personel BPBD DKI akan Disiagakan di Tiap Kelurahan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini