Banjir Sentani Papua, 350 Unit Rumah & 3 Jembatan Rusak Berat

Selasa, 19 Maret 2019 13:05 Reporter : Nur Habibie
Banjir Sentani Papua, 350 Unit Rumah & 3 Jembatan Rusak Berat Banjir Sentani. ©AFP/Netty Dharma Somba

Merdeka.com - Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) mencatat 350 unit rumah rusak berat dalam musibah banjir yang menyapu wilayah Sentani dan sekitarnya. Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah mengingat banjir yang belum surut.

"Kerugian sementara akibat bencana banjir bandang di Sentani meliputi 350 unit rumah rusak berat 3 unit jembatan rusak berat, 8 unit drainase rusak berat, 4 jalan rusak berat, 2 unit gereja rusak berat, 1 unit masjid rusak berat, 8 unit sekolah rusak berat, 104 unit ruko rusak berat dan 1 unit pasar rusak berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Selasa (19/3).

Untuk data korban terdampak adalah 11.725 KK yang terdapat di tiga distrik (kecamatan) yaitu Distrik Sentani, Waibu dan Sentani Barat.

Kepala BNPB Doni Monardo memimpin langsung rapat koordinasi sekaligus evaluasi penanganan bencana banjir bandang Sentani di Jayapura. Didampingi Kepala Basarnas dan Wakil Gubernur Papua.

"Kita akan memenuhi antara lain air bersih, MCK, selimut, dan matras," ucapnya seraya menegaskan agar jangan sampai ada pengungsi yang mengeluh di tempat pengungsian.

Logistik, makan dan bantuan-bantuan lainnya akan terus ditambah dari bantuan berbagai pihak. Unsur relawan, TNI dan Polri akan disiagakan disetiap titik pengungsian." Anak-anak yang paling terpenting, jangan sampai ada yang sakit di pengungsian" tambahnya.

Kepala Basarnas Bagus Puruhito menjelaskan akan terus membantu dalam pencarian orang hilang dan akan mengecek dan meningkatkan pencarian korban. "Kami juga membutuhkan peralatan berat (ekskavator) untuk evakuasi dan pencarian korban" ujarnya.

Selama masa tanggap darurat selama 14 hari, setiap hari akan ada rapat koordinasi untuk mempermudah evakuasi dan penanganan yang efektif. "Setiap hari, pukul 20.00 WIT akan ada rapat koordinasi di kantor Bupati Jayapura yang dipimpin Kalaksa BPBD Pemprov Papua," ucap Doni. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini