Banjir di Samarinda juga rendam panti jompo, 60 lansia dievakuasi

Kamis, 6 April 2017 12:59 Reporter : Nur Aditya
Banjir di Samarinda juga rendam panti jompo, 60 lansia dievakuasi Panti Jompo kebanjiran. ©2017 Merdeka.com/Nur Aditya

Merdeka.com - Banjir masih merendam ribuan rumah di tiga kecamatan wilayah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, sejak Senin pekan ini. Ketinggian air terus merangkak naik, bahkan merendam UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Dinas Sosial Kalimantan Timur. Alhasil, pengelola mengevakuasi hingga 60 lansia ke lokasi wisma lebih tinggi.

Proses evakuasi dilakukan perlahan sejak pukul 07.00 Wita pagi tadi. Air sudah merendam sebagian besar wisma para lansia. Petugas pun mesti tanggap, mengevakuasi para lansia.

"Kapasitas kami 110 orang. Yang dievakuasi ada 4 wisma, sekitar 45 orang hingga 60 orang," kata petugas UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri, Abdullah, saat ditemui di lokasi panti, Kamis (6/4).

Tujuan evakuasi, menurut Abdullah, masih berada di areal panti sosial, ke bangunan wisma yang lebih tinggi. Pemprov memang mengalokasikan dana untuk meninggikan lantai bangunan wisma secara bertahap, setelah banjir yang pernah merendam 1 meter pada tahun 2008 silam.

"Jadi, wisma tidak bisa ditinggali lagi karena air sudah masuk lantai. Kami pindahkan ke wisma berlantai lebih tinggi, yang dibangun setelah banjir 2008 lalu," ujar Abdullah. "Ada yang sakit, dievakuasi. Yang sakit juga pasti kami evakuasi. Karena ya lantai wisma sudah kemasukan air banjir, lantai licin, kamar mandi juga banjir tidak karuan," tambahnya.

Dijelaskan Abdullah, ke depan dia berharap, peninggian lantai dan bangunan wisma, bisa terus berlanjut, untuk memudahkan evakuasi darurat. Namun nantinya akan menjadi lain, apabila banjir tetap merendam wisma yang sudah berlantai tinggi.

"Istilahnya, di sini, wisma rumah apung. Kalau air banjir masih tinggi, mau tidak mau kami evakuasi ke UPTD sosial lainnya milik Pemprov, yang tidak terkena banjir. Jadi, menumpang ke UPTD lainnya," ungkapnya.

Banjir sampai siang ini, sekira pukul 12.45 Wita, masih merendam ribuan rumah di kelurahan Lempake dan Sempaja Utara di Kecamatan Samarinda Utara, kelurahan Gunung Lingai dan Temindung Permai di kecamatan Sungai Pinang serta kelurahan Sidodadi di kecamatan Samarinda Ulu.

Tidak ada tanda-tanda air surut. Bahkan hujan sekira pukul 01.00 Wita dini hari tadi di Samarinda Utara, menyebabkan air semakin merangkak naik hingga 1,5 meter. [ang]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini