Banjir di Luwu Utara, Rumah Dinas Bupati Sempat Terendam

Selasa, 14 Juli 2020 13:11 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Banjir di Luwu Utara, Rumah Dinas Bupati Sempat Terendam Ilustrasi Banjir. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Banjir bandang dengan ketinggian mencapai dua meter di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) sempat merendam sejumlah lokasi, termasuk rumah dinas bupati. Air mulai surut pada Selasa (14/7) hari ini, dan menyisakan tumpukan lumpur tebal. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa dan kerugian material.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Ni'mal Lahamang yang dikonfirmasi mengatakan, banjir ini terjadi semalam pukul 23.00 WITA.

"Hujan deras terus membuat dua sungai besar yakni Sungai Radda dan Sungai Masamba yang masih dalam satu catchment area meluap dan meluber hingga ke kota. Rumah jabatan bupati pun terkena imbasnya. Hampir seluruh Luwu Utara terkena, tapi saya belum dapat update datanya mengenai kerusakan yang diakibatkan, kemungkinan adanya korban jiwa karena jaringan bermasalah di sana membuat komunikasi terputus," kata Ni'mal Lahamang.

Ditambahkan, banjir bandang ini tidak berdampak ke daerah-daerah sekitar. Bantuan yang berasal dari daerah tetangga seperti Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Timur dan Kota Palopo mengalir ke korban banjir.

"Dan semalam juga tadi pagi, tim BPBD sudah berangkat ke Luwu Utara sekaligus membawa bantuan logistik seperti sembako, starter kit (peralatan utama), tenda dan makanan siap saji. Dan yang segera akan dilakukan di sana juga adalah pembersihan dari lumpur setelah air surut," terang Ni'mal. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Banjir
  3. Makassar
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini