Banjir di Kemang belum surut, sejumlah warga dievakuasi

Minggu, 28 Agustus 2016 00:37 Reporter : Ronald
Banjir di Kemang belum surut, sejumlah warga dievakuasi Banjir Kemang. ©2016 Twitter/@ResJaksel

Merdeka.com - Hingga malam dini hari, banjir yang menerjang kawasan Kemang, Jakarta Selatan belum juga surut. Guna mengantisipasi jatuhnya korban, aparat kepolisian dibantu badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengevakuasi sejumlah warga.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (Wakapolda) Brigadir Jenderal Suntana memantau langsung proses evakuasi terhadap warga. Demikian dilansir TMC Polda Metro Jaya melalui akun Twitter resminya.

Akibat ketinggian air di atas 50 sentimeter, arus lalu lintas menuju dan dari Kemang dialihkan sementara. Banjir juga menyebabkan sejumlah kendaraan bermotor, baik roda dua maupun empat terendam air.

Selain kawasan Kemang, banjir juga terjadi di wilayah Pondok Labu, Cipete Selatan, Lebak Bulus, Gandaria Selatan, Cilandak Barat, Kebagusan, Pasar Minggu, Kramat Jati, dan Kemang. "Hati-hati bagi pengguna jalan yang melintasi wilayah tersebut," demikian twitter TMC Polda Metro Jaya.

Sementara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 39 RW di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur terendam banjir hingga kedalaman 1 meter. Banjir disebabkan oleh drainase yang tidak mampu menampung curah hujan yang tinggi. Selain itu, faktor dari manusia juga menjadi banjir yang kerap sekali membuang sampah sembarangan, hingga menimbulkan banjir di Jakarta.

"Berdasarkan data sementara yang dihimpun BPBD DKI Jakarta, terdapat 39 RW di 15 kelurahan 8 kecamatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur terendam banjir. Sebanyak 10.538 KK atau 31.622 jiwa terdampak langsung oleh banjir. Tidak ada pengungsian akibat banjir," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Jakarta, Sabtu (27/8) malam. [tyo]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini