Banding Ditolak Pengadilan Tinggi, John Kei Tetap Dihukum Penjara 15 Tahun

Kamis, 5 Agustus 2021 13:55 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Banding Ditolak Pengadilan Tinggi, John Kei Tetap Dihukum Penjara 15 Tahun John Kei. ©ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

Merdeka.com - Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta memutus menguatkan hukuman 15 tahun penjara diberikan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat terhadap terdakwa John Refra alias John Kei. Vonis 15 tahun penjara sebelumnya diputuskan Pengadilan Negeri Jakarta Barat setelah John Kei terbukti menganiaya anak buah Nus Kei berinisial ER di Duri Kosambi, Jakarta Barat, hingga tewas.

"Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor 1745/Pid.B/2020/PN.Jkt.Brt tanggal 20 Mei 2021, yang dimintakan banding," kata majelis hakim PT Jakarta James Butar Butar seperti dikutip dari situs Website PT Jakarta, Kamis (5/8).

Sidang dibacakan majelis PT Jakarta pada Senin (2/8) kemarin. Duduk sebagai hakim anggota Erwan Munawar, M.hbrh. Ahmad Ardianda Patria dan panitera H. Sutrisno Bardi.

Pertimbangan majelis hakim PT Jakarta bahwa dengan pidana penjara yang akan dijatuhkan diharapkan John Kei dapat memperbaiki kelakuan sehingga menjadi lebih baik dan dapat memenuhi rasa keadilan masyarakat. Majelis hakim PT juga melihat tidak ada alasan yang cukup untuk mengeluarkan John Kei dari tahanan.

John Kei juga dinyatakan harus membayar biaya perkara dalam kedua tingkat peradilan. Majelis hakim PT Jakarta menilai perbuatan John Kei terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 junto pasal 55 ayat 1 dan Pasal 170 ayat 2 junto Pasal 55 ayat (1) KUHP.

"Menetapkan lamanya terdakwa ditahan dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Menetapkan agar terdakwa tetap ditahan. Membebankan kepada terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp.2.500.-(dua ribu limaratus rupiah)."

Diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Yulisar menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara kepada terdakwa John Kei atas kasus penganiayaan yang berujung pada tewasnya anak buah Nus Kei berinisial ER di Duri Kosambi, Jakarta Barat.

Amar Putusan di bacakan dalam persidangan yang berlangsung pada Kamis (20/5). "Hakim yang memeriksa perkara ini mengadili menjatuhkan hukuman kepada terdakwa selama 15 tahun kepada John Refra Kei alias John Kei dikurangi pidana dari yang sudah dijalankan. Dan memerintahkan tetap ditahan," ucap Yulisar.

Yulisar menyatakan, John Kei terbukti secara sah dan meyakinkan, membujuk melakukan pembunuhan berencana. Selain itu juga terbukti membujuk secara terang-terangan, bersama melakukan kekerasan kepada seseorang orang yang mengakibatkan luka berat.

John Kei disebut melanggar Pasal 340 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 junto pasal 55 ayat 1 dan Pasal 170 ayat 2 junto Pasal 55 ayat (1) KUHP.

"Majelis berkeyakinan, terdakwa telah merencanakan segala sesuatunya, karena antara timbulnya niat dan terjadinya tindak pidana terdapat waktu yang cukup untuk memikirkan dampaknya," ujar Yulisar. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini