Bandara Adi Soemarmo kembali dibuka pasca-pesawat latih tergelincir

Kamis, 2 Maret 2017 12:01 Reporter : Arie Sunaryo
Bandara Adi Soemarmo kembali dibuka pasca-pesawat latih tergelincir Bandara Adi Soemarmo dibuka. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Setelah ditutup dari pukul 8.50 WIB akibat adanya kecelakaan pesawat latih, tepat pukul 10.00 WIB Bandara Internasional Adi Sumarmo, Solo, kembali dibuka. Sejumlah penerbangan tujuan berbagai kota kembali normal, meskipun beberapa mengalami penundaan.

"Pukul 10.00 Bandara sudah kita buka lagi," ujar Staf Humas Bandara Internasional Adi Sumarmo, Solo, Dian Ratih Restauri saat dihubungi merdeka.com, Kamis (2/3).

Ratih menambahkan sejumlah pesawat mengalami penundaan, kembali ke bandara awal atau pengalihan. Yakni Lion Air JT.536 Jakarta-Solo yang return to base atau harus kembali ke Jakarta. Kemudian Lion Air JT 541 relasi Lombok-Solo yang dialihkan ke Semarang, Citilink QG 161 Solo-Halim Perdanakusuma delay 2 jam, Garuda Indonesia jurusan Solo-Jeddah GA. 972 yang juga mengalami delay hampir 2 jam dan Lion Air JT 537 tujuan Cengkareng.

Sementara itu informasi yang dihimpun menyebutkan pesawat yang mengalami insiden adalah pesawat latih mula TNI AU jenis Grob. Hingga siang ini belum ada keterangan resmi dari Lanud Adi Soemarmo.

Sebelumnya, sebuah pesawat latih milik TNI AU, Kamis (2/3) pagi, tergelincir di landasan pacu Bandara Internasional Adi Sumarmo, Solo. Akibat perstiwa tersebut perjalanan sejumlah maskapai terganggu. Bahkan bandara yang ada di Kabupaten Boyolali tersebut harus ditutup sementara.

"Bandara kita tutup dari pukul 08.50 sampai 10.30 WIB. Ada pesawat latih milik TNI AU yang tergelincir," ujar Staf Humas Bandara Internasional Adi Sumarmo, Solo, Dian Ratih Restauri saat dibubungi merdeka.com.

Ratih menambahkan, hingga pagi ini sejumlah pesawat harus mengalami penundaan pemberangkatan. Di antaranya Citilink rekasi Halim Perdanakusumah, Jakarta.

"Pesawat Lion Air kembali lagi ke Jakarta, rencana balik lagi ke Solo pukul 10.00 WIB," katanya.

Ia menambahkan, sejumlah pesawat yang terdampak akibat kecelakaan tersebut di antaranya Lion Air JT 536 harus kembali ke Jakarta. JT 541 tujuan Jakarta delay, Citilink QG 161 gagal berangkat dan penumpang harus turun kembali, sedangkan Garuda Indonesia GA 972 masih harus stanby di Apron. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini