Bamsoet Dorong Kemenag Gelar Tes Covid-19 Massal di Pesantren

Selasa, 29 September 2020 20:10 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Bamsoet Dorong Kemenag Gelar Tes Covid-19 Massal di Pesantren Bamsoet©2019 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyebut, bahwa kasus positif Covid-19 di sejumlah pesantren masih ditemukan. Di antaranya di daerah Tasikmalaya, Kuningan dan Purwokerto.

"Kasus positif Covid-19 di lingkungan pesantren masih terus ditemukan di beberapa daerah, seperti yang terjadi di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat yang mencatat terdapat 12 orang positif yang berasal dari lingkungan salah satu pesantren di daerah tersebut, 46 santri yang dinyatakan positif Covid-19 di Kuningan, dan 190 orang terkonfirmasi positif di pondok pesantren di Purwokerto," kata Bamsoet, Selasa (29/9).

Dengan hal itu, Bamsoet mendorong pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama dan pemerintah daerah bersama pimpinan pondok pesantren dan satgas untuk melakukan langkah-langkah penanggulangan. Yaitu sesuai protokol kesehatan terhadap santri yang dinyatakan positif terpapar Covid-19 agar tidak meluas.

"Mendorong pemerintah melakukan pendekatan khusus ke pondok pesantren agar bisa dicegah penyebaran Covid-19 di sejumlah pesantren, dengan melakukan pengetesan Covid-19 massal, melakukan tracing contact dan mensterilkan setiap ruangan dengan disinfektan di lingkungan pesantren sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19," tuturnya.

2 dari 2 halaman

Pastikan SOP di Pesanten

Bamsoet lalu mendorong Kemenag bersama Pemda mengevaluasi secara menyeluruh setiap kebijakan maupun aturan pelaksanaan protokol kesehatan di lingkungan pesantren. Lalu memastikan standar operasional prosedur (SOP) terkait Protokol Adaptasi Baru di lingkungan pesantren benar-benar diterapkan.

"Mengingat tingginya angka penularan Covid-19 di lingkungan pesantren akibat kehidupan di pesantren yang berbeda dengan sekolah umum, pimpinan pondok merupakan tokoh sentral yang dapat mengajak santri maupun pihak pesantren untuk menjalankan protokol kesehatan, khususnya penggunaan masker dan physical distancing," ucapnya.

Politikus Partai Golkar itu juga mengajak kepada seluruh elemen pondok pesantren yaitu santri, pengurus dan ustaz/ustazah untuk memahami pentingnya melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin guna mencegah lonjakan kasus baru Covid-19 di lingkungan pesantren.

[eko]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini