Balita Korban Penjambretan di Depok Trauma, Menangis Setiap Lihat Motor Warna Putih

Selasa, 14 Juli 2020 11:39 Reporter : Nur Fauziah
Balita Korban Penjambretan di Depok Trauma, Menangis Setiap Lihat Motor Warna Putih ilustrasi kekerasan anak. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Balita berusia tiga tahun korban penjambretan di Depok, Jawa Barat, mengalami trauma. Balita itu juga mengalami luka lecet di leher karena bekas tarikan kalung oleh pelaku. Balita tersebut kerap menangis jika bertemu orang asing.

"Anak saya trauma, setiap lihat motor warna putih dan orang asing dia nangis," kata Ari, orang tua korban, Selasa (14/7).

Dia pun menjadi ekstra hati-hati menjaga anaknya. Karena anaknya sampai saat ini masih sering ketakutan dan menangis. Ari mengaku tidak rela anaknya mengalami hal itu. "Saya enggak ikhlas anak saya lehernya sampai lecet. Semoga pelakunya cepat ketangkep," harapnya.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/7) ketika balita mungil itu sedang bersama kerabatnya untuk mencari obat. "Tiba tiba ada pengendara motor menggunakan motor Honda Vario putih memberikan uang Rp2.000 ribu untuk mendekati pelaku. Sontak kalung anak saya diambil paksa hingga luka memar merah di leher belakang," tuturnya.

Anaknya menangis histeris sehingga warga sekitar keluar rumah. Warga pun mengejar pelaku namun tidak berhasil dikejar. "Pas di lampu merah Arif Rahman Hakim sudah tidak bisa dikejar lagi. Karena terhambat lampu merah," katanya.

Sementara itu, Risma, bibi korban Risma mengatakan, keponakannya saat kejadian sempat diberikan uang Rp2.000 untuk menarik perhatian korban. "Pelaku sempat ngasih duit ke anak yang cowo. Untuk narik perhatian. Dari cerita sempat menolak pemberian pelaku," katanya.

Pelaku sempat dikejar warga sekitar tempat kejadian perkara. "Pelaku pakai motor ngebut, pas dilihat di CCTV plat nomornya tidak kelihatan," pungkasnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penjambretan
  3. Depok
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini