Balita di Denpasar Dianiaya Pacar Ibu Sampai Patah Tulang

Kamis, 28 November 2019 15:21 Reporter : Moh. Kadafi
Balita di Denpasar Dianiaya Pacar Ibu Sampai Patah Tulang Ilustrasi bayi. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Balita perempuan berusia 2,5 tahun berinisial KMW dihajar oleh pacar ibunya. Akibat perbuatan keji tersebut, korban mengalami patah tulang paha. Peristiwa itu terjadi di indekos pacar ibu korban di Jalan Teuku Umar Barat Denpasar, Kamis (21/11).

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar AKP Josina Lambiombir membenarkan peristiwa itu. Pelaku bernama Ari, sedangkan ibu korban berinisial KDR (20).

Dia menerangkan, bahwa peristiwa itu diketahui setelah kakek korban yang berinisial MAW (50) melaporkannya ke SPKT Polresta Denpasar, Jumat (22/11).

"Jadi PPA sedang menangani kasus penganiayaan terhadap anak yang dilaporkan oleh kakeknya korban. Anak tersebut berumur 2,5 dan sekarang berada di Rumah Sakit Sanglah Denpasar," kata Josina di Mapolresta Denpasar, Kamis (28/11).

Ia menyampaikan, dari keterangan kakek korban bahwa anak itu dipukul oleh pacar ibunya. "Ada patah di paha kaki terus ada luka di leher, kemudian ada bekas kuku di bagian tubuhnya. Itu patah karena diinjak dan sudah diakui oleh pelaku," imbuhnya.

Motif penganiayaan itu berawal dari korban yang menangis di indekosnya dan pelaku tidak bisa menenangkan sehingga marah dan melakukan penganiayaan pada korban. Sementara, saat kejadian ibu korban sedang keluar mengantarkan anak adiknya ke rumah orang tua.

"Alasannya karena pada saat korban ditinggal ibunya di tempat kos (pacarnya). (Korban) itu menangis dan dia (pelaku) tidak bisa menenangkan anak itu, kemudian dia marah dan anak itu dipukul dan injak kakinya," ujarnya.

Ibu korban dan pelaku sudah pacaran sekitar 8 bulan. Sementara korban adalah anak dari hasil nikah siri.

"Mereka pacaran sekitar 8 bulan. Ibunya tidak nikah sah hanya menikah secara siri dengan orang lain. Anak dari suami siri yang pertama. Anaknya baru satu dari hubungan yang pertama," jelasnya.

Pelaku berprofesi sebagai koki. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih dalam terkait kasus penganiayaan bocah tersebut.

"Kemarin sekitar jam 3 pagi (kita tangkap). Dari pengakuan (pelaku) baru satu kali dan statusnya sudah tersangka. Untuk kondisi korban sudah sadar dan dirawat di Rumah Sakit Sanglah," ujarnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Penganiayaan Balita
  2. Denpasar
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini