Bagikan KIP & PKH di Palembang, Jokowi bingung gara-gara ikan betok

Senin, 22 Januari 2018 11:15 Reporter : Irwanto
Bagikan KIP & PKH di Palembang, Jokowi bingung gara-gara ikan betok Jokowi bagikan dana PKH dan KIP di Palembang. ©2018 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Palembang untuk menyerahkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan sertifikat tanah di beberapa tempat. Jokowi juga akan meninjau Desa Padat Karya di Banyuasin.

Penyerahan bantuan PKH dan KIP dihadiri ribuan warga dan pelajar yang digelar di halaman SMA 1 Palembang, Senin (22/1). Di sela sambutannya, Jokowi kembali mengundang beberapa hadirin naik ke panggung untuk menjawab tantangan, ada dari kalangan ibu-ibu dan juga siswa SD penerima KIP.

Jokowi meminta menyebutkan nama-nama ikan sebanyak tujuh macam. Dia menunjuk seorang ibu yang beruntung. Wanita berjilbab itu pun menyebutkan nama-nama ikan yang diketahui.

"Ikan lele, ikan gabus, ikan mas, ikan tongkol, ikan sarden, ikan sepat, ikan betok," kata ibu itu.

Nama ikan terakhir membuat Jokowi bingung. Lantaran tak mengenal jenis ikan betok karena baru mendengarnya, Jokowi meminta ibu tersebut menjelaskan.

"Ikan betok itu banyak di Palembang, bentuknya seperti ikan sepat, kecil, montok, dan enak dimakan," katanya.

Meski telah dijelaskan, Jokowi belum percaya ikan betok termasuk salah satu jenis ikan. Dia pun bertanya kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin dan dijawab dengan anggukan sebagai tanda membenarkan jawaban ibu-ibu tersebut.

"Ya sudah kalau begitu, ada ikan betok ya," kata Jokowi sambil menyuruh si penjawab mengambil sepeda sebagai hadiahnya.

Jokowi mengungkapkan, ikan menjadi menu wajib bagi anak-anak usia sekolah. Ikan bisa dibeli dari dana PKH yang diberikan pemerintah sebagai gizi tambahan.

"Duitnya tidak boleh dibelanjakan macam-macam, hanya bisa untuk beli pakaian anak sekolah, kebutuhan makan, jangan disalahgunakan," pinta Jokowi.

Sementara itu, Menteri Sosial Idrus Marham mengatakan, dana PKH yang diberikan ke Provinsi Sumsel tahun ini sebanyak 353.481 KPM (Kelurga Penerima Manfaat) dengan bantuan senilai Rp 668.079.090.000.

"Rencana penyaluran bantuan sosial PKH tahap satu akan cair di bulan Februari," kata dia.

Sementara peserta KIP di Kota Palembang berjumlah 104.280 dan diserahkan hari ini sebanyak 1.700 siswa, terdiri dari SD (615 siswa), SMP (402 siswa), SMA (286 siswa), SMK (255 siswa), kesetaraan Paket A (134 sisw), kesetaraan Paket B (24 siswa), dan kesetaraan Paket C (14 siswa).

"Kita kerjasama dengan beberapa bank sebagai fasilitator pencairan. Dana KIP hanya untuk biaya sekolah, jangan sampai digunakan hal lain," pungkasnya. [ded]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini