Aziz Yakin Jasad Dibakar di Cisauk Adalah Putrinya Setelah Ditemukan Potongan Baju

Senin, 12 Juli 2021 09:49 Reporter : Kirom
Aziz Yakin Jasad Dibakar di Cisauk Adalah Putrinya Setelah Ditemukan Potongan Baju Ilustrasi mayat. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepolisian masih menunggu hasil autopsi jasad wanita yang dibakar dan ditemukan di kebun kosong Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang. Jasad malang itu ditemukan Jumat (9/7) pagi.

Meskipun identitas wanita itu belum diketahui, tetapi Aziz (45) menaruh curiga. Jasad wanita yang dibakar adalah putrinya Siti Zahra (19) yang menghilang sejak Kamis (8/7) malam.

"Ada potongan baju yang jadi barang bukti dan percis itu dipakai kerja (Siti Zahra), saya hafal bener. Batik Jogja dikasih bibinya, yakin itu mah anak saya," ungkap Aziz ditemui Senin (12/7).

Diterangkan Aziz, sehari sebelum kabar penemuan jasad wanita dibakar, putrinya memang belum pulang ke rumah. Siti bekerja di klinik umum dekat rumahnya.

"Kamis itu biasanya berangkat kerja pulang jam 8 malam. Memang selama Covid ini klinik ramai, tapi kalau tinggal satu dua pasien, dia diizinkan pulang duluan. Tapi enggak pulang, nomor teleponnya dialihkan, enggak aktif," terang Aziz.

Aziz menunggu sampai Jumat pagi tapi tak kunjung ada kabar dari putrinya. Dia malah mendapatkan informasi tidak sedap, tentang pembunuhan berujung pembakaran jasad korban di sebuah lahan kosong di kawasan Suradita.

Entah kenapa, Aziz merasa perlu mencari tahu kebenaran informasi itu, dia bergegas ke kebun yang dikabarkan menjadi lokasi terbunuhnya wanita malang tersebut.

"Dari pagi sampai Jumat siang, saya dengar ada pembunuhan di Suradita itu. Namanya kehilangan anak panik, saya coba cek ke sana. Nah di sana saya tanya warga katanya kasusnya ditangani Polsek," jelas Aziz.

Aziz kemudian mendatangi Polsek Cisauk untuk memastikan korban peristiwa sadis itu bukanlah putrinya Siti Zahra, yang tidak pulang semalaman.

"Saya tanya ke anggota polsek, nanya ciri-ciri korban. Karena belum 24 jam, saya enggak laporan. Saya bilang ke Polisi, nanti jam 8 malam saya bikin laporan," jelas dia.

Hingga Jumat malam pukul 20.00 WIB, Siti belum juga kembali, telepon selularnya pun tidak kunjung terhubung. Akhirnya, Aziz kembali mendatangi Polsek Cisauk melaporkan kehilangan putrinya itu.

"Saya kembali, direspon bagus, sampai saya diajak tes DNA di RS Kramatjati.
Saya di BAP di sana. Ada potongan baju yang jadi barang bukti dan percis itu dipakai kerja, saya hafal bener. Batik Jogja dikasih bibinya. Yakin itu mah anak saya," tegas dia. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini