Aziz Qahhar soroti kesenjangan ekonomi: Yang miskin semakin susah

Kamis, 8 Maret 2018 17:00 Reporter : Kurniawan
Aziz Qahhar soroti kesenjangan ekonomi: Yang miskin semakin susah Aziz Qahhar. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Aziz Qahhar Mudzakkar menyoroti persoalan ekonomi, saat berkampanye di hadapan masyarakat desa Atapange, Kecamatan Majaulang, kabupaten Wajo, Kamis (8/3). Dia menyebut bahwa fakta yang terjadi saat ini kesenjangan ekonomi semakin melebarkan jarak antara orang kaya dengan orang miskin.

Merujuk data badan Pusat Statistik, Aziz menyebut di Sulsel masih terjadi gini ratio 0,41. Artinya, kesenjangan ekonomi cukup lebar. Kondisi itu, menurut dia, juga terjadi di daerah lain di Indonesia.

"Satu persen orang menguasai separuh kekayaan Indonesia. Itu artinya 2,5 juta orang dari seluruh penduduk. Orang kaya makin gampang menambah hartanya, sementara orang miskin semakin susah menambah penghasilan," kata Aziz di depan masyarakat.

Aziz menyatakan kondisi itu merupakan salah satu alasan mengapa dia mencalonkan diri di Pilgub Sulsel, bersama Nurdin Halid. Dengan tagline 'Sama-samaki Membangun Kampung', dia ingin pembangunan berjalan merata untuk seluruh masyarakat.

"Karena selama ini pembangunan hanya berpusat di kota. Sementara kampung jarang tersentuh," ucapnya.

Aziz percaya, dengan konsep ekonomi kerakyatan, masyarakat Sulsel kelak bisa berkembang secara bersama-sama. Saat ini, diakuinya banyak pihak yang telah meninggalkan sistem ekonomi tersebut dan condong pada sistem ekonomi kapitalis maupun neo-liberal.

"Silakan simpan brosur berisi visi-misi yang Anda pegang dan tagih kami kalau sudah terpilih," kata Aziz. [paw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini