Awal Mula Kesepakatan Proses Pemalsuan Surat Jalan Djoko Tjandra

Selasa, 13 Oktober 2020 13:57 Reporter : Bachtiarudin Alam
Awal Mula Kesepakatan Proses Pemalsuan Surat Jalan Djoko Tjandra Penampakan Djoko Tjandra di Bui. ©Istimewa

Merdeka.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa ketiga tersangka yakni Djoko Tjandra, Anita Dewi Anggraeni Kolopaking, dan Brigjen Prasetijo Utomo dengan dakwaan pemalsuan surat jalan dan dokumen untuk kepentingan Djoko Tjandra keluar masuk Indonesia.

"Terdakwa Joko Soegiarto Tjandra alias Joko Soegiarto alias Joe Chan bin Tjandra Kusuma bersama-sama dengan Anita Dewi A Kolopaking dan Brigjen Prasetijo Utomo telah melakukan, menyuruh melakukan dan turut serta melakukan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan berlanjut, membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak," kata jaksa penuntut umum (JPU) Yeni Trimulyani dalam bacaan surat dakwaan,di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (13/10).

Yeni mengatakan, perkara pemalsuan surat jalan tersebut bermula pada saat tersangka Djoko Tjandra yang mengetahui dirinya berstatus daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus hak tagih Bank Bali sejak 2009 pada sistem pencegahan di Direktorat Jendral Imigrasi.

Guna terlepas dari DPO, Djoko Tjandra akhirnya memutuskan untuk memakai jasa Anita Kolopaking sebagai kuasa hukumnya. Ia mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung terhadap putusan Nomor 12PK/Pid.Sus/2009 tanggal 11 Juni 2009.

"Saat itu saksi Anita Kolopaking menyetujui, untuk itu dibuatlah surat kuasa khusus tertanggal 19 November 2019," katanya.

Selanjutnya pada April 2020, sebagai kuasa hukum Djoko Tjandra memulai rencananya dengam mendaftarkan upaya hukum PK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Namun, permohonan PK itu ditolak, karena Djoko Tjandra diminta untuk hadir langsung ke pengadilan. Sesuai dengan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 1 tahun 2012 .

Baca Selanjutnya: Perkenalan Awal Dengan Tommy dan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini