Better experience in portrait mode.
ATVSI Buka Puasa Bersama DPR hingga Kemenkominfo: Tv Indonesia Masih Eksis walau Ekonomi Tak Baik-Baik Saja

ATVSI Buka Puasa Bersama DPR hingga Kemenkominfo

Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) menggelar buka puasa bersama dengan DPR dan Kemenkominfo.

ATVSI berkomitmen untuk menjalankan program dan konten religius yang mengajak masyarakat berbuat baik selama bulan puasa.

Imam Sudjarwo, Ketua Umum ATVSI, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah dan DPR atas dukungan yang diberikan dalam menjaga eksistensi televisi swasta di tengah kondisi perekonomian yang sulit.

Kolaborasi antara ATVSI dan KPI diharapkan dapat menghasilkan program siaran yang berkualitas dan tetap diminati oleh masyarakat. Hal ini menjadi penting mengingat perkembangan industri penyiaran yang semakin digital dan persaingan dengan platform media baru.

Geser👉
EKSKLUSIF - Jusuf Hamka Maju di Pilkada Jakarta: Enak Kedua, Orang Nomor Satu Angin Gede

Jusuf Hamka Maju di Pilkada Jakarta: Enak Kedua

Jusuf Hamka bercerita awal mula dirinya diajak bicara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto hingga diperintah maju sebagai Cawagub di Pilkada Jakarta 2024.

Jusuf mengaku kaget karena tidak pernah terpikir apalagi mencari-cari jabatan sebagai kepala daerah.

Jusuf membeberkan sejumlah program memoles Jakarta jika nantinya benar-benar maju bersama Kaesang.

Jusuf juga mengungkap sempat beser dan mules ketika namanya diumumkan di markas Golkar.

Geser👉
Suhu di Bali Terasa Lebih Dingin, Begini Penjelasan BMKG

Suhu Dingin di Bali

Suhu udara di Bali belakangan ini terasa lebih dingin dari biasanya.

Menurut BMKG, suhu dingin ini disebabkan oleh peredaran semu matahari pada Bulan Juni.

Selain itu, angin monsun Australia juga berperan dalam membuat suhu di Bali menjadi lebih dingin.

Meskipun suhu dingin ini terjadi setiap tahunnya, masyarakat tetap diimbau untuk menjaga kesehatan dan memperbaharui informasi terbaru dari BMKG.

Geser👉
Pansus Haji Pastikan Mulai Bekerja Bulan Juli, Ini 3 Masalah yang Disorot

Pansus Haji Akan Mulai Bekerja Bulan Juli

Pansus Haji dipastikan akan dimulai dalam waktu dekat, bulan Juli ini pansus akan mulai menggelar rapat perdana pemilihan pimpinan pansus.

Terdapat 3 masalah utama yang menjadi fokus sejumlah fraksi di parlemen dalam pengawasan pelaksanaan haji 2024, yaitu indikasi pelanggaran UU No. 8 Tahun 2019, masalah transportasi dan layanan jemaah haji, serta kelalaian pemerintah dalam menanggulangi jemaah yang tidak menggunakan visa haji resmi.

Pansus akan memanggil berbagai pihak terkait penyelenggaraan haji, termasuk Kementerian Agama, BPKH, Kementerian Kesehatan, dan pakar untuk dimintai keterangan. Pansus juga akan mempertimbangkan investigasi ke Arab Saudi secara langsung.

Target pansus adalah menyelidiki dugaan malpraktik yang menjurus pada tindak pidana korupsi dalam proses penyelenggaraan haji, serta mendorong perbaikan kualitas layanan haji. Pansus juga mengusulkan pemisahan urusan haji dari Kementerian Agama.

Geser👉
Pendaftaran Capim dan Dewas KPK Sepi Peminat

Pendaftaran Capim dan Dewas KPK Sepi Peminat

Pendaftaran seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Dewan Pengawas terasa sepi, menimbulkan prasangka buruk di awal terhadap calon pendaftar.

Komposisi pansel yang didominasi oleh pemerintah membuat calon pendaftar kurang masif, seharusnya pansel KPK diisi oleh orang-orang independen.

Beberapa tokoh yang diyakini mampu mengikuti seleksi menolak mendaftar sebagai calon komisioner dan Dewas KPK karena adanya curiga terhadap pemerintahan dan pansel saat ini.

Pendaftaran capim dan dewas KPK ditutup dengan jumlah peminat rendah, yaitu 210 orang mendaftar sebagai Capim dan 142 orang mendaftar sebagai Dewas.

Geser👉
Novel Ungkit Rekam Jejak Keburukan Ghufron

Novel Ungkit Rekam Jejak Keburukan Ghufron

Novel Baswedan menyoroti Nurul Ghufron yang kembali mendaftarkan diri sebagai Calon Pimpinan KPK periode 2024-2029. Novel mengkritik Ghufron yang sudah bermasalah dengan Dewan Pengawas KPK dan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara.

Novel mengungkapkan rekam jejak keburukan Ghufron selama di KPK, termasuk membantu Firli Bahuri dalam menghindari TWK dan mengubah nilai-nilai baik KPK. Ghufron kembali mendaftar sebagai Calon Pimpinan KPK dan mengajak masyarakat untuk ikut mendaftar.

Ghufron berharap dapat terpilih sebagai pimpinan KPK untuk kedua kalinya. Novel menyoroti kasus Ghufron yang bersitegang dengan Dewas KPK dan menganggapnya perlu mendapatkan sanksi berat. Ghufron juga berpesan agar lebih banyak calon yang mendaftar.

Novel menyimpulkan bahwa Ghufron telah merusak KPK dan mengajak orang-orang berintegritas untuk memperbaiki lembaga tersebut. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Sudirman Said Mau Daftar Capim KPK: Bila Panggilan Tugas Publik Datang Kepentingan Pribadi Harus Disingkirkan

Sudirman Said Siap Daftar Capim KPK

Mantan Menteri ESDM Kabinet Kerja, Sudirman Said berencana mendaftar sebagai calon pimpinan KPK periode 2024-2029 setelah mendapat banyak dorongan dari pelbagai pihak yang peduli terhadap pemberantasan korupsi.

Pendaftaran calon pimpinan dan Dewan Pengawas KPK telah berakhir hari ini dengan total 352 orang yang telah mendaftar. Pansel Capim dan Dewas KPK akan mencari calon pimpinan KPK yang memiliki integritas tinggi dalam pemberantasan korupsi.

Pansel juga akan mendapatkan masukan dari berbagai lembaga, termasuk KPK, dalam proses seleksi calon pimpinan KPK. Tujuan utama adalah mencari pimpinan KPK yang memiliki integritas tinggi dan memperkuat lembaga tersebut.

Pendaftaran calon pimpinan KPK telah berakhir hari ini. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya dengan topik berbeda.

Geser👉
Kapolri Pastikan Pengamanan Piala Presiden 2024 Sesuai Standar FIFA

Kapolri Jamin Pengamanan Piala Presiden 2024 Mengikuti Standar FIFA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan pengamanan Piala Presiden 2024 akan mengikuti standar FIFA.

Pihak kepolisian telah melakukan evaluasi terkait penyelenggaraan musim Liga 1 dan Piala Dunia yang menggunakan standar pengamanan FIFA.

Pengamanan di dalam stadion akan melibatkan kepolisian dan stewards, dengan kepolisian dapat masuk sesuai permintaan. Sedangkan pengamanan di tempat lain akan disesuaikan dengan penerapan model pengamanan terbaik.

Pihak terkait akan berkoordinasi untuk menerapkan model pengamanan sesuai standar FIFA. Geser Ke Atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Brigadir Polisi di NTB Tak Mau Tanggung Jawab Hamili Kekasih, Propam Turun Tangan

Brigadir Polisi di NTB Tak Mau Tanggung Jawab Hamili Kekasih

Polisi berpangkat brigadir di NTB tidak mau bertanggung jawab atas dugaan menghamili kekasihnya di luar nikah.

Polda NTB melimpahkan kasus ini ke Polres Lombok Timur karena melihat tugas Brigadir MN di sana.

WO, perempuan yang hamil 3 bulan, mengadukan kasus ini ke Polda NTB setelah terlapor tidak mau bertanggung jawab. Kasus ini kemudian dilimpahkan ke Polres Lombok Timur.

Pelapor aduan ingin agar terlapor bertanggung jawab. Brigadir MN mengatakan kasus ini masih dalam proses.

Geser👉
Soal Hasil Sidang SYL, Apakah Mempengaruhi Kasus Pemerasan Firli Bahuri?

Vonis SYL 10 Tahun Penjara, Apakah Mempengaruhi Kasus Pemerasan Firli Bahuri?

Majelis Hakim Tipikor menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara kepada SYL atas kasus pemerasan. Apakah ini berpengaruh terhadap kasus pemerasan Firli Bahuri?

Direskrimsus Polda Metro Jaya menyatakan vonis SYL tidak berpengaruh terhadap proses penyidikan Firli Bahuri.

Penanganan kasus oleh KPK dan Polda Metro Jaya berbeda, namun proses penyidikan terhadap Firli masih berjalan.

Proses penyidikan kasus pemerasan Firli Bahuri masih berlangsung. Geser ke atas untuk ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Wisata Keluarga Berujung Duka, Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang Hotel

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang Hotel

Seorang bocah berusia 5 tahun ditemukan tewas tenggelam di kolam renang hotel di Pagaralam, Sumatera Selatan.

Keluarga dan pengelola kolam renang sedang diperiksa untuk mengungkap penyebab kematian bocah tersebut.

Keluarga menolak autopsi dan memilih untuk segera memakamkan jenazah, sehingga penyebab kematian masih menjadi misteri.

Kasus ini sedang dalam proses penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan kelalaian baik dari pengelola maupun keluarga. Geser Ke Atas untuk menemukan ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Bertemu PM Marape, Jokowi Sampaikan Duka Cita Atas Musibah Longsor di Papua Nugini

Jokowi Sampaikan Duka Cita Atas Musibah Longsor di Papua Nugini

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Papua Nugini James Marape di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Jokowi menyampaikan duka cita atas musibah longsor yang terjadi di Provinsi Enga, Papua Nugini pada 24 Mei 2024 lalu.

Kunjungan bilateral PM Papua Marape menunjukkan eratnya persaudaraan antara Indonesia dan Papua Nugini. Jokowi senang dengan kunjungan tersebut.

Jokowi melepas bantuan kemanusiaan untuk korban bencana tanah longsor di Provinsi Enga, Papua Nugini dan bencana gempa di Afghanistan. Bantuan tersebut berisi obat-obatan, makanan tambahan, dan hygiene kit senilai Rp18 miliar untuk Papua Nugini, serta 10 jenis bantuan senilai Rp17,5 miliar untuk Afghanistan.

Jokowi mengajak pembaca untuk menemukan ringkasan menarik lain dengan topik berbeda.

Geser👉
Libatkan Propam dan Irwasum, Polri Tak Tutup Kemungkinan Periksa Penyidik di Kasus Vina Cirebon

Polri Libatkan Propam dan Irwasum dalam Kasus Vina Cirebon

Polri melibatkan Propam dan Irwasum dalam kasus Vina Cirebon untuk melakukan evaluasi terhadap penyidik yang menangani perkara.

Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada mengatakan bahwa proses evaluasi sedang berjalan dan asistensi masih dilakukan dari pusat ke daerah.

Polri mengejar tersangka berdasarkan seluruh alat bukti yang telah ditemukan oleh penyidik, dan saat ini sedang melakukan evaluasi menyeluruh setelah lepasnya status Pegi Setiawan.

Polri mengajak masyarakat untuk memberikan masukan terhadap penanganan kasus Vina dengan harapan semuanya dapat dilakukan secara transparan dan profesional. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉