Atlet PON Sulteng terlantar di Stasiun Manggarai raih 1 medali emas

Jumat, 23 September 2016 13:59 Reporter : Adriana Megawati
Atlet PON Sulteng terlantar di Stasiun Manggarai raih 1 medali emas Atlet Muay Thai asal Morowali, Sulawesi Tengah. ©2016 Merdeka.com/ Adriana Megawati

Merdeka.com - Sebanyak sembilan atlet asal Provinsi Sulawesi Tengah terlantar di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Mereka terlantar lantaran tak memiliki ongkos pulang karena tak mendapat sokongan dana dari pemerintah daerah Palu, Sulawesi Tengah.

Kendati tanpa sokongan dari Pemda, hasil yang ditorehkan sembilan atlet dalam mengikuti pesta olahraga yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali itu cukup memuaskan. Sembilan atlet itu meraih satu medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu saat mengikuti cabang olahraga Muay Thai.

"Atlet ada 9. Yang meraih medali cuma 7. Medali emas 1, 3 perak, 3 perunggu," kata Pelatih Muay Thai atlet Morowali Sulawesi Tengah, Iwan Said saat ditemui merdeka.com di Hotel Mega, Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (23/9).

Menurut Iwan, untuk sementara ini mereka menginap di Hotel Mega, Proklamasi, Jakarta Pusat, setelah mendapat sumbangan dana dari salah satu politikus partai yang saat ini tengah berkuasa. Rencananya setelah mendapat tempat istirahat mereka baru akan bertolak ke kampung halaman esok hari.

"Insya allah besok pulang, cuma jam nya belum tah," kata Iwan.

Iwan mengakui kepergian timnya mengikuti PON di Jabar tanpa sepengetahuan Gubernur Sulteng. Namun, setelah sampai di kampung halaman, dia berencana bakal menemui Bupati Palu untuk menagih janji bonus ketika meraih mendali.

"Kalau bupati, melapaskan di rujab. Kalau gubernur tidak tahu di KONI sudah diberitahukan kepada pemprov sana, bahwa keberadaan anak-anak ini akan berangkat. Itu kan pengurus. Sedangkan kami kan daerah, utusan. Sesuai undangan kita berangkat, walaupun dana pas-pasan. Kan tekad, kan berjuang. Tidak bilang yang lain, cuma emas saja Rp 50 juta. Sudah beberapa kali di utarakan. Setiap ada even, mereka berangkat. Tahu-tahunya pulang tangan hampa, tidak dapat apa apa. Janji manis dari bupati, dan ini kenyataan," kata dia.

Atlet Muay Thai Sulteng Muklan ©2016 merdeka.com/adriana megawati

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola meminta Bupati Morowali Anwar Hafid untuk memulangkan atlet Muay Thai yang dilaporkan terlantar di Jakarta. Mereka tidak bisa kembali ke kampung halamannya karena tak memiliki uang untuk membeli tiket pulang usai menghadiri PON XIX di Jawa Barat.

"Pemprov dan KONI Sulteng sama sekali tidak mengetahui keberangkatan mereka ke PON XIX," kata gubernur kepada pers di Palu, Kamis (22/9) malam, terkait laporan bahwa sejumlah atlet Sulteng telantar di Stasiun Manggarai Jakarta. [gil]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini