Atasi langkanya pupuk kimia dengan bikin pupuk organik sendiri

Rabu, 28 Mei 2014 15:00 Reporter : Dede Rosyadi
Atasi langkanya pupuk kimia dengan bikin pupuk organik sendiri Pabrik Pupuk. image.bzlink.us

Merdeka.com - Pengamat Pertanian Agribisnis dari Universitas Nusa Cendana Kupang, Leta Rafael Levis, punya cara yang tepat dalam mengatasi kelangkaan pupuk kimia bersubsidi. Leta mengusulkan solusinya dengan mengintensifkan penyuluhan tentang tata cara membuat pupuk organik kepada para petani, seperti pupuk kandang dan pupuk kompos.

"Penyuluhan tentang tata cara membuat pupuk dari kandang dan kompos dari sampah ini merupakan solusi yang tepat dan dalam jangka panjang dapat mengatasi kelangkaan pupuk bersubsidi yang setiap tahun dialami petani sawah, terutama pada musim pemupukan padi," kata Leta, seperti dikutip dari antaranews, Rabu (28/5).

Dosen Fakultas Pertanian Undana Kupang ini mengatakan, selain penyuluhan tentang cara membuat pupuk kompos dan kandang, pemerintah juga perlu bekerja sama dengan daerah-daerah lain untuk memberi pelatihan dan magang pada pabrik pembuatan pupuk jenis itu. Hal ini dilakukan agar para petani menjadi mahir.

Di Kota Bandung, misalnya, ada beberapa tempat pembuatan kompos skala pabrik. Salah satunya adalah Pabrik Pupuk Organik atau Pabrik Kompos Agro Duta di Jl. Paralon I No. 12 Bandung 40212.

Pabrik ini terletak di antara pabrik-pabrik lain di daerah Holis, yaitu daerah yang terkenal karena ada pabrik bakso dan restoran bakso Holis.

Luas lahan pabrik kurang lebih 6.000 m2 yang terdiri dari ruang kantor, hanggar perajangan bahan kompos, hanggar penghampar bahan kompos, hanggar mikro organisme, dan halaman parkir truk.

Ia mengatakan penyuluhan dan praktik bagi petani diperlukan dan merupakan hal yang penting. Meski demikian, Leta Levis mengakui bahwa industri pupuk organik dalam skala besar di Indonesia sulit dibentuk karena masih terkendala masalah rantai persediaan bahan baku yang belum maksimal. [cza]

Topik berita Terkait:
  1. Kementerian Pertanian
  2. Advertorial

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini