Asyik main burung di perlintasan, pelajar tewas tertabrak KRL

Selasa, 22 September 2015 17:07 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Asyik main burung di perlintasan, pelajar tewas tertabrak KRL Ilustrasi mayat. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang pelajar bernama M Ardhi Satria Rachman (11) warga Jalan Menteng Jaya, RT 001/008, Menteng, Jakarta Pusat, tewas setelah tersambar Kerta Api Listrik (KRL) jurusan Tanah Abang-Manggarai di perlintasan kereta dekat rumahnya pada Senin, (21/9) tadi malam. Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Metro Menteng, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ridwan R Soplanit menjelaskan peristiwa itu terjadi ketika korban tengah bermain burung merpati di perlintasan kereta di kawasan Menteng.

Menurut Ridwan, korban yang saat itu terjatuh di perlintasan tidak sempat menyelamatkan diri saat kereta dari dua arah melintas. Korban di temukan tewas di lokasi kejadian dengan kondisi yang mengenaskan.

"Dari keterangan para saksi, korban tengah bermain burung merpati di perlintasan, saat itu kereta datang dari arah Manggarai menuju Tanah Abang ketika itu korban masih sempat menghindar, Namun disaat yang hampir bersamaan KRL dari Tanah Abang melintas, di situ korban terlindas," ujar Ridwan kepada wartawan di Mapolsek Metro Menteng, Selasa, (22/9).

Selain itu, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Metro Menteng, Kompol Dedy Tabrani juga menjelaskan kronologis dan proses kecelakaan yang menyebabkan korban tewas. Kata Dedy, korban mengalami luka parah di kepala.

"Setelah mendapat laporan dari warga, pihak kita langsung ke TKP, di TKP kita temukan korban sudah tewas mengenaskan dengan kepala pecah," sambung Dedy.

Jasad korban telah dimakamkan oleh keluarga setelah sebelumnya sempat dibawa ke Rumah Sakit Cipto MangunKusumo (RSCM) untuk divisum. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kecelakaan
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini