Arya tetap salat meski kesulitan karena obesitas

Rabu, 13 Juli 2016 12:22 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Arya tetap salat meski kesulitan karena obesitas . © dailymail.co.uk / Caters News Agency / Jefta Image / Barcroft Image

Merdeka.com - Arya Permana (10), bocah yang mengidap morbid obesity atau obesitas ekstrem memang sangat kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari. Termasuk menjalankan ibadah salat lima waktu.

Meski begitu, orang tua tetap mengajarkan Arya melaksanakan kewajiban sebagai umat muslim itu.

"Diajarkan salat juga. Tapi dia mah banyak ketawanya justru, karena susah sujudnya," kata ayah Arya, Ade Somantri (40), Rabu (13/7).

Tak hanya sujud, saat dalam posisi ruku pun Arya kesulitan. Memiliki bobot hampir dua kuintal, Arya kesulitan menopang tubuhnya yang besar itu.

"Jadi kalau salat ya duduk saja, karena sulit kan kalau ikut gerakan," ujar Ade.

Ade menambahkan, Arya sejak dua tahun ke belakang masih sering melaksanakan salat berjamaah bersama keluarganya. Saat itu tubuhnya masih sekitar 100 kilogram lebih. Namun kini bocah kelas empat SD tersebut kesulitan.

"Terakhir salat berjamaah (dengan Arya) itu sekira dua tahun lalu. Saat itu masih bisa," ucap Ade.

Arya kini dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, dan akan mengikuti program diet selama dua pekan ke depan. 13 tim dokter berjibaku membantu Arya buat menurunkan berat badan terbilang tak lazim di usianya.

[ary]

Topik berita Terkait:
  1. Arya Bocah Obesitas
  2. Bandung
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini