Artis Indonesia harus belajar dari legenda Titin Sumarni

Rabu, 16 Desember 2015 07:35 Reporter : Ramadhian Fadillah
Titin Sumarni. ©koleksitempodoeloe.blogspot.com

Merdeka.com - Kasus prostitusi artis mencoreng wajah dunia hiburan Indonesia. Sebagian artis rupanya rela menukar tubuhnya demi uang puluhan juta. Lupa kalau harta dan ketenaran tak abadi.

Ada kisah menarik soal seorang artis yang pernah jadi legenda. Namanya Titin Sumarni. Dialah artis paling terkenal di era 1950an. Saat itu Titin disebut artis paling cantik. Presiden Soekarno saja jadi fansnya. Titin pernah diundang berlebaran di Istana Negara.

Titin lahir di Surabaya 28 Desember 1930. Dia pertama kali bermain film dengan judul 'Putri Solo' tahun 1953. Film tersebut jadi Box Office di Tanah Air dan langsung membuat Titin menjadi bintang nomor satu. Titin Sumarni koleksitempodoeloe.blogspot.com

Karirnya menanjak, tapi kehidupan rumah tangganya berantakan. Gemerlap dunia artis mulai menyilaukan hatinya. Demikian ditulis Rd Lingga Wisjnu MS dalam buku berjudul Rahasia hidup R.A. Titin Sumarni. Buku itu diterbitkan Analisa Djakarta tahun 1955.

Titin bercerai dengan suami pertamanya yang 'cuma' seorang pegawai negeri biasa. Dia jatuh ke pelukan pengusaha asal Sulawesi. Lalu berpindah hati ke laki-laki lain.

Film terakhir Titin berjudul 'Janjiku' tayang pada tahun 1956. Setelah itu dia menghilang dari dunia artis.

Titin ditemukan oleh seorang wartawan dalam keadaan sangat menyedihkan tahun 1966. Ada yang menyebut dia ditemukan dalam sebuah rumah sempit di dekat Stasiun Bandung milik seorang muncikari PSK kelas teri. Tak ada kejelasan soal itu.

Titin menderita penyakit paru-paru. Ada juga yang menyebutnya terkena penyakit kotor. Tubuhnya yang dulu montok berisi, tampak kurus kering. Kulitnya keriput, padahal usianya baru 35 tahun.

Kekayaannya tak bersisa sama sekali. Mobil, vila dan perhiasannya menguap entah kemana. Hanya tertinggal beberapa potong baju lusuh yang dimilikinya. Titin sama sekali tak memiliki uang untuk berobat.

Dia meninggal dalam keadaan melarat 15 Mei 1966 dalam usia 35. Berakhirlah hidup sang legenda yang pernah menjadi artis nomor satu ini.

"Dia pula menjadi bintang pertama dan hendaknya bintang terakhir kita yang diracun orang dengki dan jahil, dengan niat menghabiskan nyawanya. Dengan mengenalkan kisah ini kami berharap artis-artis kita dapat menemukan jalan yang harus ditempuh dan mana yang harus dihindarkan" tulis Wis [ian]

Topik berita Terkait:
  1. Prostitusi Artis
  2. Artis PSK
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini