Arief Poyuono: Saya Tak Salahkan Pemerintah, Tapi Jokowi Gagal Berantas Narkoba

Rabu, 6 Maret 2019 13:53 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Arief Poyuono: Saya Tak Salahkan Pemerintah, Tapi Jokowi Gagal Berantas Narkoba Jokowi terima asosiasi petani tebu rakyat indonesia. ©2019 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono membantah menyalahkan capres petahana Joko Widodo atau Jokowi soal ditangkapnya Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief karena terlibat narkoba. Menurutnya, dia hanya mengatakan bahwa kasus Andi Arief akibat kegagalan pemerintah Jokowi.

"Saya tidak menyalahkan pemerintah dan tidak main dengan kata-kata ya, dan tidak membela Andi Arief, walaupun Andi Arief sahabat dekat saya. Saya hanya menempatkan persoalan yang benar," kata Arief lewat keterangannya, Rabu (6/3).

"Saya hanya katakan Andi Arief itu korban kegagalan pemerintah Joko Widodo dalam memberantas peredaran narkoba. Jadi beda antara menyalahkan pemerintah dan mengatakan pemerintah gagal," sambungnya.

Dia mencontohkan, asumsi gagal dan salah. Misalnya, kata Arief, ada 10 soal dalam pelajaran matematika. Dari soal itu, Presiden Jokowi hanya berhasil menjawab dua pertanyaan.

"Pak Joko Widodo hanya bisa menjawab 2 soal pertanyaan matematika nah ini artinya Joko Widodo gagal mencapai target untuk dapat nilai sepuluh," jelasnya.

Kemudian, target Presiden Jokowi mengurangi peredaran narkoba dari era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) juga tidak tercapai. Pasalnya, kata Arief, saat ini peredaran narkoba malah bertambah.

"Contoh data dari BNN Dan Puslikes UI 2016, pengguna narkoba 0,02 persen dari total penduduk dan 2017 naik menjadi 1,17 persen artinya Joko Widodo gagal," ujarnya. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini