Antisipasi Tindak Kejahatan, Puluhan Driver Wanita di Solo Dilatih Bela Diri

Senin, 22 April 2019 12:53 Reporter : Arie Sunaryo
Antisipasi Tindak Kejahatan, Puluhan Driver Wanita di Solo Dilatih Bela Diri Driver wanita di Solo dilatih bela diri. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Puluhan driver wanita di Solo Raya mengikuti pelatih dasar bela diri dan perawatan sepeda motor. Pelatihan diadakan di Waroeng Kroepoek, Jalan Dr Radjiman, Solo, Senin (22/4).

Puluhan driver nampak dengan seksama mengikuti pelatihan yang disampaikan oleh instruktur yang juga driver wanita senior, Wiwik Wigati. Wiwik mengatakan, ada beberapa materi dasar yang diajarkan dalam kegiatan tersebut.

"Untuk Srikandi GO-JEK saya akan berikan trik-trik yang biasa terjadi pada kejadian umum. Misalnya kita menghindari dari tarikan tangan dan sekalian bisa menjatuhkan lawan dan bisa melarikan diri. Untuk di tempat sepi dan di dalam ruangan, kita juga akan berikan triknya," ujar Wiwik.

Regional Head GO-JEK wilayah Jateng, Jatim & Bali Nusa Tenggara, Alfianto Domy Aji mengatakan, kegiatan tersebut sekaligus untuk merayakan Hari Kartini. Dalam pelatihan khusus kali ini, sesuai masukan dari para mitra diberikan dua pelatihan. Yaitu self defense martial art yang mengajarkan seni bela diri untuk mengantisipasi dan menghadapi berbagai gangguan yang mungkin terjadi saat mitra driver tengah bertugas.

"Yang kedua, perawatan motor mendasar yang berisikan tips-tips sederhana dalam merawat motornya sendiri oleh mitra Srikandi, sekalipun dilakukan di rumah. Di samping itu, bilamana terjadi gangguan motor di jalan mereka sudah memiliki pengetahuan yang mendasar untuk mengatasinya," terangnya.

Dalam pelatihan ini, GO-JEK bekerja sama dengan salah satu dealer sepeda motor terkemuka di Solo. Selain dua topik tersebut, pihaknya juga telah melaksanakan pelatihan Bahasa Inggris, P3K, dan antikekerasan seksual.

"Dengan pelatihan ini, mitra tidak hanya makin andal dan sigap setiap saat, tapi mereka juga bisa jadi agen keselamatan dalam menolong sesama pengguna jalan bila terjadi kecelakaan," jelasnya.

Mariana Wijayatno, District Head GO-JEK Solo Raya mengemukakan, kegiatan tersebut merupakan yang pertama kali di Solo. Pihaknya mengundang para mitra driver wanita, sebagai wujud apresiasi yang mendalam terhadap mitra dalam kaitannya dengan Hari Kartini.

"Kami meyakini semangat juang yang dimiliki Kartini juga tercermin dari laku dan semangat Srikandi GO-JEK dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraannya," katanya.

Meskipun pelatihan tersebut untuk mengantisipasi tindak kekerasan dan pelecehan seksual, namun hingga saat tindakan ini belum dijumpai oleh para driver.

"Kalau yang besar belum ada. Makanya kita antisipasi agar tidak terjadi," pungkas dia. [cob]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini