Antasari Azhar Ungkap Alasan Tak Bisa Jadi Dewan Pengawas KPK

Kamis, 7 November 2019 16:12 Reporter : Ahda Bayhaqi
Antasari Azhar Ungkap Alasan Tak Bisa Jadi Dewan Pengawas KPK Diskusi Dialektika Demokrasi Membahas Capim KPK. ©2019 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Mantan pimpinan KPK Antasari Azhar membantah ditunjuk sebagai anggota Dewan Pengawas KPK oleh Presiden Joko Widodo. Antasari menyatakan tidak memenuhi syarat karena pernah menjalani pidana penjara dengan hukuman minimal lima tahun.

"Ada satu pasal yang enggak bisa, pernah menjalani pidana penjara yang ancamannya 5 tahun. Kan tujuannya tercapai, ngerjain saya dulu kan, akhirnya sekarang saya jadi susah," kata Antasari di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11).

Dalam UU KPK Pasal 37D huruf f memang tertulis tidak bisa menjadi Dewan Pengawas KPK jika pernah menjalani hukuman pidana minimal lima tahun.

Antasari diketahui pernah divonis 18 tahun penjara karena kasus pembunuhan. Dia akhirnya mendapatkan grasi oleh Presiden Jokowi pada tahun 2017.

1 dari 2 halaman

Antasari Sarankan Eks Komisioner KPK jadi Dewan Pengawas

Antasari hanya menyarankan, pemilihan anggota dewan pengawas KPK harus selektif, berintegritas dan paham hukum. Dia menilai, mantan komisioner KPK cocok untuk menjadi dewan pengawas.

Dia sendiri menilai, keberadaan dewan pengawas diperlukan. Antasari meyakini keberadaan dewan pengawas KPK tidak akan tumpang tindih kewenangannya dengan pimpinan KPK. Soal perizinan penyadapan, kata Antasari hanya soal administrasi.

"Dewas itu hanya mengawasi. Tak bisa menyentuh subtansi," ucapnya.

2 dari 2 halaman

Nama Dewan Pengawas Digodok Presiden Jokowi

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkap, nama-nama Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang dalam penggodokan tim internal. Dia berharap orang yang mengisi kursi Dewan Pengawas lembaga antirasuah itu memiliki kapabilitas dan integritas.

"Kita harapkan orang yang ada di situ memiliki kapabilitas dan integritas," kata Jokowi usai membuka acara Konstruksi Indonesia 2019 di Ji-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (6/11).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini memastikan, penjaringan nama Dewan Pengawas KPK rampung Desember 2019. Pengangkatan Dewan Pengawas bersama dengan pelantikan lima pimpinan KPK yang baru.

Disinggung peluang mantan pimpinan KPK, Antasari Azhar dan eks Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masuk dalam penjaringan Dewan Pengawas, Jokowi bungkam. Dia hanya menegaskan akan mengumumkan nama-nama Dewan Pengawas KPK setelah tim internal melakukan penggodokan.

"Nanti kalau sudah kita sampaikan," ujarnya. [ded]

Baca juga:
Respons Ahok Disebut Masuk Bursa Dewan Pengawas KPK: Hoaks, Saya Kader PDIP
Sedang Digodok, Jokowi Ingin Dewan Pengawas KPK Diisi Tokoh Berintegritas
KPK: Integritas dan Kapasitas Dewan Pengawas Menjadi Hal Paling Utama
Jokowi Pilih Dewan Pengawas KPK, Mahfud Tegaskan Hanya Menjalankan Undang-undang
Jokowi Terima Masukan Akademisi Hingga Masyarakat Sebelum Tunjuk Dewan Pengawas KPK
Istana: Pensiunan Penegak Hukum Boleh Jadi Dewan Pengawas KPK

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini