KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Anies: Saya bersyukur pernah belajar dari KH Hasyim Muzadi

Jumat, 17 Maret 2017 10:36 Reporter : Anwar Khumaini
Anies Baswedan. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tampak menghadiri prosesi pemakaman mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi di Komplek Pondok Pesantren Al-Hikam, Depok Jawa Barat, Kamis sore (16/3) kemarin. Anies bersama rombongan tiba di rumah duka pukul 15.28 WIB.

Mengenakan baju koko putih dan peci hitam, kedatangan Anies disambut oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Anies pun bergegas memasuki rumah duka untuk ikut berdoa sembari menunggu kedatangan jenazah.

"Kesabaran dan cara komunikasi yang humoris itulah yang menjadikan beliau bisa diterima di semua kalangan," kenang Cak Imin.

Anies pun menilai sosok Kyai Hasyim selalu adem (sejuk) menyampaikan pesan yang bisa menjangkau semua. Sosok Kyai Hasyim, sambung Anies, membuktikan Islam sebagai rahmatan lil alamin, sebuah pesan yang harus lebih didengungkan dewasa ini.

"Kami bersyukur murid-muridnya sempat belajar dari beliau. Insya Allah dari ilmu yang beliau tularkan pada kita semua, akan kembali menjadi aliran pahala tanpa henti," ujar Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ke-29 ini kemudian mengikuti prosesi pemakaman dengan khidmat, sejak shalat hingga upacara pemakaman yang dipimpin oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Sejumlah tokoh nasional pun turut menghadiri prosesi pemakaman yang dipadati oleh ribuan pelayat tersebut, antara lain Mensos Khofifah Indar Parawangsa, Wakil ketua MPR Hidayat Nurwahid, mantan Ketum Muhammadiyah Sirajudin Syamsuddin, dan Ustaz Bahtiar Natsir.

Akhlak KH Hasyim Muzadi layak dicontoh

Bagi Anies, sosok KH Hasyim Muzadi tersebut layak untuk ditiru.

"Beliau adalah ulama nasional. Akhlaknya mulia, menjadi contoh, dan kita semua mendoakan agar wafatnya husnul khatimah. Dan Insya Allah dari ilmunya akan mengalir pahala tiada henti dari almarhum," ungkap Anies.

Anies memiliki banyak kenangan dengan almarhum KH Hasyim. Pasalnya, KH Hasyim merupakan salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI di era pemerintahan Jokowi.

"Saya seringkali bersama beliau dalam berbagai macam kegiatan dan sudah diniatkan mau berangkat ke Malang. Tapi ternyata Allah memanggil beliau pulang terlebih dahulu. Banyak kenangan kegiatan bersama dan rasanya baru kemarin semuanya," ujarnya.

Hasyim meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Lavalette, Malang, Jawa Timur, akibat sakit yang dideritanya. Jenazah pengasuh dari pondok pesantren al-Hikam ini dimakamkan di komplek pesantren Al Hikam di daerah Beji, Depok pada Kamis sore (16/3).

[war]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.